Dua Anggota KNPB Jadi Tersangka Makar dan Pemukulan Kapolres | Pasific Pos.com

| 24 May, 2019 |

Dua Anggota KNPB Jadi Tersangka Makar dan Pemukulan Kapolres

Headline Penulis  Kamis, 07 April 2016 15:48 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Kabid Humas Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Patrige

 

Jayapura,- Dua anggota Komite Nasional Papua Barat ditetapkan sebagai tersangka dugaan Makar dan pemukulan terhadap Kapolres Mimika, AKBP Yustanto Mujiharso yang terjadi di halaman Gereja Kingmi Jemaat Golgota, Kampung Bhintuka, Distrik Kuala Kencana, Selasa (5/4) siang.

Kabid Humas Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Patrige menegaskan, penetapan tersangka ini sebagaima hasil pemeriksaan terhadap 13 orang saksi yang diduga menyaksikan pemukulan tersebut. “13 orang ini anggota KNPB dan mereka telah dipulangkan, karena tidak terlibat,” kata Patrige, Rabu (6/4).
Ada pun satu dari dua tersangka yang ditetapkan kepolisian Mimika, terang Patrige, merupakan pentolan KNPB Mimika berinisial SI. Dia dikenai pasal 106 KUHP Junto pasal 53 Subsider pasal 160 tentang penghasutan.
Sedangkan satu tersangka lagi, lanjutnya, berinisial YW dikenai pasal 351 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan terhadap Kapolres Mimika.
 “Pentolan KNPB Mimika dijerat pasal Makar, berkaitan dengan orasi yang mengarah pada Disintegrasi. Dimana sebelumnya telah disepakati antara aparat dan pengurus KNPB, bahwa kegiatan tersebut hanya ibadah,” jelasnya.
Sementara itu, mantan Anggota MRP Pokja Agama Zeblum Warbakay mengklaim ibadah yang dilaksanakan kelompok organisasi KNPB telah mendapatkan ijin dari kepolisian. Namun, dalam pelaksanaanya tak sesuai dengan persetujuan kepolisian.
“Jangan lagi ada berbagai macam tingkah laku tambahan yang memicu menggangu orang lain atau melakukan orasi yang memang bertentangan dengan negara ini. Apalagi hingga terjadinya pemukulan terhadap kapolres, itu sudah tidak benar,”kata Zeblum
Menurutnya, Kapolres sebagai penanggungjawab keamanan di daerah, memiliki kewenangan untuk menindak perbuatan yang bertentangan dengan hukum. “Sudah pasti kepolisian akan mengambil tindakan, apalagi kalau ada tindakan pemukulan seperti itu,” tandas dia. (Syaiful)

Dibaca 375 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.