DPRP Nilai Luhut Pacu Spirit Para Pemimpin di Papua | Pasific Pos.com

| 18 November, 2019 |

DPRP Nilai Luhut Pacu Spirit Para Pemimpin di Papua

Headline Penulis  Jumat, 01 April 2016 14:21 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Ketua DPR Papua, Yunus Wonda

 

Jayapura,- Ketua DPR Papua, Yunus Wonda menilai kehadiran Menteri Koordinator Bidang Politik,Hukum dan Keamanan, Luhut Binsar Panjaitan telah memberikan banyak spirit (semangat) bagi para pemimpin di Papua.

"Kedatangan Menkopolhukam ke Papua lebih banyak memberikan spirit kepada para pemimpin di Papua. Meski dengan nada yang keras, tapi apa yang disampaikan suatu hal yang baik bagi Pemerintah," ujar Politisi Partai Demokrat ini ketika ditemui wartawan, Kamis (31/3).
Menurutnya, sepanjang dalam pertemuan dengan para pemimpin di Papua, Menkopolhukam lebih menitik beratkan agar orang Papua fokus mengembangkan dan meningkatkan mutu pendidikan masyarakatnya.
Dimana, kata dia, pendidikan adalah sebagai sentral utama untuk merubah generasi Papua. Sementara dalam meningkatkan pendidikan tak bisa dilakukan setengah-setengah. "Anggaran di Papua besar, itu yang diinginkan pak Luhut meningkatkan pendidikan di Papua. Karena hanya pendidikan yang bisa membuat Papua berkembang,” ujarnya.
Yunus Wonda pun menilai Luhut berpengalaman dibidang pendidikan.
Apalagi Luhut telah menunjukan di kampungnya dengan mendirikan sekolah yang dapat mengangkat pemuda dikampungnya hingga ke Eropa.
“Sekolah pak Luhut di Pedalaman Sumatera, tapi pemuda-pemudanya berkembang dan bisa ada di Nasa. Padahal orang tua di kampung itu sekedar penjual babi dan petani. Ini bukti anak kampung bisa,” katanya.
Untuk itu, Yunus Wonda mengajak kepada Pemerintah Provinsi Papua dan pemerintah Kabupaten/Kota agar terus memacu pendidikan di Papua. "Kami di DPR Papua akan terus mengingatkan pemerintah sehingga anggaran yang ada lebih memfokuskan pada pendidikan," tandas dia. (Syaiful)

Dibaca 447 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX