Enam Kabupaten di Papua Pakai Sistem Noken | Pasific Pos.com

| 17 July, 2019 |

Enam Kabupaten di Papua Pakai Sistem Noken

Headline Penulis  Rabu, 30 Maret 2016 15:04 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura,- Komisi Pemilihan Umum Provinsi Papua mengumumkan, enam dari 11 Kabupaten di Papua akan menggunakan sisten noken dalam Pemilihan Kepala Daerah serentak tahun 2017 mendatang.  Enam

Kabupaten ini, meliputi Lanny Jaya, Nduga, Tolikara, Puncak Jaya, Puncak dan Dogiyai.
Demikian ditegaskan Ketua KPU Papua, Adam Arisoi saat mendampingi Ketua KPU RI, Husni Kamil Manik dalam keterangan persnya di Kantor KPU Papua, Selasa (29/3) siang.  
Menurut Adam, system Noken ini berbeda dengan penerapan lama. Dimana, noken hanya digunakan sebagai pengganti kotak suara, sedangkan administrasi harus tetap diisi setiap TPS.
 “Jadi bukan kaya dulu, yang disampaikan Kepala Suku, tapi pemilih datang langsung ke TPS untuk memberikan hak suaranya, tapi kotaknya diganti noken,” jelas Adam.
KPU Papua pun menyatakan akan terus mensosialisasikan ke masyarakat untuk melakukan perbaikan system noken. “Kita akan terus sosialisasikan, dan KPU bertanggung jawab dalam hal ini,” ujar Adam
Sementara itu, Ketua KPU RI, Husni Kami Manik menegaskan penggunaan noken harus diselaraskan dengan prinsip Luber (langsung, bebas, rahasia) dan Jurdil (jujur, adil). Maka itu, perlu dicermati bagian mana dari noken yang belum masuk kategori Luber dan Jurdil.
“Bagi yang sudah sejalan, ya tidak apa-apa dipakai. Misalnya, noken suatu musyarawah untuk mencapai mufakat, nah dalam Pilkada ada tahapan kampanye guna menyampaikan ide oleh pasangan calon atau Parpol,” ujar Husni.
Ia pun menyarankan perlunya sosialisasi massif dari KPU Papua untuk penggunaan noken dalam Pilkada 2017 mendatang. “Ini tanggung jawab KPU dan semua pihak harus terlibat dalam menegakan prinsip ini. Papua bisa menjadi model, tapi aturannya juga harus ditegakan,” kata Husni. (Syaiful)

Dibaca 422 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.