7 Balon Bupati Paparkan Visi Misi Kepada Gerindra | Pasific Pos.com

| 26 August, 2019 |

7 Balon Bupati Paparkan Visi Misi Kepada Gerindra

Headline Penulis  Senin, 09 Maret 2015 17:15 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)
Ketua DPD Gerindra Papua, Yanni SH saat foto bersama dengan para Panelis DPD Partai Gerindra Papua dalam pelaksanaan penjaringan bagi para calon Bupati di Kantor DPD Gerindra Papua di Padang Bulan Abepura, Sabtu (7/3).

Jayapura,- Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra ) Provinsi Papua menggelar paparan visi misi dalam rangka menjaring Bakal Calon (Balon) Bupati/Wakil Bupati  yang ingin maju pada Pilkada serentak 2015-2016 di 11 Kabupaten yang ada di Provinsi Papua.
7 Orang Bakal Calon (Balon) Bupati/Wali Bupati yang ikut perebutan kursi  akan bertarung dengan menggunakan perahu Gerindra telah memaparkan visi misi mereka kepada Panelis DPD Gerindra Papua. Pemaparan visi misi  ini dilaksanakan di Kantor DPD Gerindra Provinsi Papua, Padang Bulang Abepura, Sabtu (7/3).
Ketua DPD Gerindra, Yanni SH mengatakan, tujuan dari  pelaksanaan penjaringan bagi para calon bupati dan calon wakil bupati di 11 kabupaten  yang akan menggelar pesta demokrasi  pada Pilkada 2016 mendatang, yaitu untuk mendapatkan sosok pemimpin  yang  benar-benar peduli dengan  pembangunan di daerah dan masyarakat demi terwujudnya kesejahteraan warganya.
“Ada 11 kabupaten yang akan melakukan Pilkada pada 2016 mendatang. Kami juga punya tim 15, dan Tim 15 ini yang melakukan survey di setiap kabupaten.  Dimana Tim itu akan mengumpulkan informasi, dari  calon yang memang dinginkan oleh masyarakat. Kami tak mau salah pilih karena Gerindra ini adalah partai besar dan terdepan, sehingga kami punya tanggungjawab untuk mengusung calon terbaik, “ kata Yanni saat ditemui sejumlah wartawan  disela-sela  kegiatan di Kantor DPD Gerindra Papua, Sabtu (7/3).
Yanni  yang sudah  lama terjun ke dunia politik ini menegaskan, Gerindra tak ingin pembangunan di daerah terbengkalai, lantaran kandidat yang mereka usung tak bekerja maksimal ketika terpilih. Calon kepala daerah yang akan di usung partai berlambang kepala garuda emas itu, harus berjuang demi rakyat dan membangun daerahnya.
 “Itu yang menjadi harapan kami di Partai Gerindra. Oleh karena itu pembukaan penjaringan  ini dibuka seluas-luasnya, Ya tentu dengan kriteria dan per syaratan yang sudah standard an baku sesuai dengan kententua yang berlaku dalam partai kami, “ tandas Yanni.
Dikatakan,  akan ada visi misi partai yang kami titipkan.  Dan tentunya itu semua  demi kesejahteraan, kesatuan, dan persatuan bangsa. Pada minggu ketiga  dalam bulan Maret ini, ada tahapan kedua  lagi untuk bakal calon dari kabupaten lain.
Lewat penjaringan itu,   pihaknya akan umumkan lewat sejumlah media cetak dan elektronik, baik lokal maupun nasional. Dengan harapan calon-calon kandidat yang masuk lewat Partai Gerindra, yang ingin menjadi kepala daerah dapat memaparkan visi dan misi yang akan diusungnya.
 “Kami akan umumkan di sejumlah media baik sectak maupun elektronik guna mendapatkan informasi-informasi terhadap calon-calon yang datang mendaftar sepert apa, “ ucapnya.
Yanni yang juga sebagai Wakil Ketua III DPR Papua menambahkan, pihaknya juga akan melakukan survey langsung ke daerah asal para calon bupati dan wakil bupati. Guna  mengetahui sejauh mana kedekatan masyarakat dengan sosok para calon yang akan diusungnya.
 “Kita akan melakukan survey secara sistimatis, secara acak dan juga manual.  Tujuannya ya untuk mengetahui kandidat atau calon bupati mana yang disenangi dan di harapkan oleh rakyat, “ harapnya.
Sementara itu, hal senada dikatakan Ketua Panitian Khusus  Pilkada Partai Gerindra Papua  yang juga sebagai Wakil Ketua DPD Gerindra Papua, Radius Simbolon, SE, MBA bahwa pemaparan visi misi bakal calon bupati yang disusung oleh partai berlambang kepala burung emas,  itu sebagai tahap awal pengenalan calon bupati yang akan diusung.
 “Jadi kita tidak memilih kucing dalam karung, karena ini tahap awal  dan sesuai dengan  keputusan kami untuk mengambil tindakan sesuai dengan Anggaran Dasar /Anggaran  Rumah Tangga (AD/RT)  partai kami, " jelasnya.
Sehingga pihkanya akan melihat track record  setiap  calon kandidat yang bersih, kandidat yang punya ketokohan, dan mampu merangkul semua elemen yang ada di daerah asalnya, serta berpeluang besar untuk menang.
"Tentunya dilihat dari sepak terjang seorang calon kandidat dan tentunya juga bersih dari KKN dan mempunyai kans untuk meraih suara terbanyak, " tuturnya.
Menurut,  Radius Simbolon yang juga merupakan Anggota DPR Papua, meski uji publik sudah dihapus berdasarkan UU Nomor 1 Tahun 2014, namun Partai Gerindra melakukan uji public itu secara internal untuk menjaring calon-calon bupati/wakil bupati yang benar-benar mempunyai visi dan misi yang ingin benar-benar berjuang untuk kesejahteraan rakyat Papua.
Disamping itu, pihaknya  juga benar-benar  ekstra kerja keras untuk melihat secara jeli kemampuan dan peluang kemenangan dari para calon yang akan diusung.
 “Kami yakin dan percaya kalau kita benar-benar jarring yang betul sesua dengan mekanisme yang tepat dan baik, Maka saya rasa kita akan mendapatkan calon yang sesuai dengan harapan kami dan sesuai dnegan visi misi partai kami, “ harapnya.
Lanjut dikatakan, para calon bupati yang  telah memparkan visi misi ada enam calon dari empat kabupaten yang akan melakukan Pilkada dalam waktu dekat ini.
“Jadi  hari ini, ada 7 calon bupati  yang memaparkan visi  misi kepada Gerindra Papua masing-masing,  dari Kabupaten Nabire, Asmat, Pegunungan Bintang, Keeroma dan Waropen. Sementara untuk Nabire ada dua calon yakni Decky Kayame dan Panus Jingga, Keerom juga ada dua yaitu, Petrus Salossa dan Celcius Watae. Sementara dari Asmat,  Elisa Kambu dan Pegunungan Bintang,  Selius Taplo dan Waropen,  Ollen Ostal Daimbo, “ paparnya.
Sementara itu, salah satu calon kandidat dari Kabupaten Asmat, Elisa Kambu mengatakan,  tetap optimis dan percaya akan menang tapi tidak berambisi, karena dalam pertarungan itu pasti ada menang dan kalah. Sehingga jangan terlalu berambisi  tapi  mari kita jadikan pertarungan ini sebagai  pertarungan yang sehat  dan ikut bertarung sesuai aturan yang ada.
“Namun dalam visi misi kami akan mewujudkan masyarakat Asmat yang maju, mandiri dan sejahtera berbasis budaya. Meningkatkan akses pendidikan yang merata bagi pendudul asli Asmat.  Oleh karena itu, Jika Tuhan mengijinkan dan masyarakat Asmat mendukung,  maka pada saat terpilih yang  pertama kami lakukan yaitu mensejahterakan masyarakat Asmat, meningkatkan akses pendidikan yang merata bagi penduduk asli Asmat, meningkatkan pelayanan kesehatan yang merata di semua kampung, meningkatkan akses infrastruktur dasar yang merata di semua kampung, meningkatkan sumber daya manusia, baik aparatur maupun masyarakat, “ kata Elisa kambu.
Selain itu dirinya juga akan mendorong terbentuknya sanggar-sanggar  seni dan tari di setiap distrik dan kampung juga akan menyiapkan generasi Asmat dalam dalam pengembangan kapasitas individubagi persiapan menjadi pemimpin masa depan.
Sedangkan calon bupati dari Kabupaten Nabire, Decky Kayame mengaku optimis meraih suara terbanyak dan memenangkan Pilkada di daerahnya jika di percayakan oleh Gerindra sebagai partai pengusungnya.
 “Saya yakin menang selain sebagai putra daerah, intelektual dan dari Birokrat, saya punya kemauanyang kuat untuk menanmgkan Pilkada. Ini saya sudah persiapkan sejak 5-10 tahun lalu untuk maju sebagai calon bupati, “ ungkapnya.
Dikatakan, Nabire merupakan daerah yang subur dan memiliki sumber daya alam yang melimpah, sehingga membutuhkan seorang pemimpin yang mampu mengatur secara bijak dan arif dan tentunya takut akan Tuhan.
 “Saya akan perjuangkan bagaimana mensejahterakan rakyat Nabire, berbagai isolasi akan saya buka.  Mulai dari infrastruktur jalan, pelabuhan laut dan darat serta kesehatan, ekonomi dan pendidikan, “ tutup Decky. (Tiara)

Dibaca 2399 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.