2019, Smelter Di Mimika Rampung | Pasific Pos.com

| 16 July, 2019 |

2019, Smelter Di Mimika Rampung

Headline Penulis  Jumat, 06 Maret 2015 15:09 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura,- Pembangunan pabrik pengolahan dan pemurnian (Smelter) mineral  milik Pemerintah Provinsi Papua, akan  dimulai tahun 2016 dan direncakan rampung akhir tahun 2019.
Ketua Pembangunan Smelter Papua, Bangun Manurung mengatakan, smelter akan dibangun dari lokasi pelabuhan Timika yang jaraknya 3 kilometer dan akan dibangun di atas lahan 650 hektare (ha).
Bangun Manurung yang juga kepala Dinas ESDM Papua, mengaku bahwa Pemprov akan melakukan kerja sama dengan investor asal China, namun, Pemprov sendiri belum memutuskan investor mana, tapi investor China sendiri sudah siap.
Sementara asam sulfat yang dihasilkan seluruhnya akan diserap oleh Pabrik Amonium Sulfat di Timika atau Jawa Timur. Kemudian, Copper Slag dan gypsum yang dihasilkan akan dijadikan bahan baku pabrik semen yang akan dibangun di Papua. Sisanya akan dikirim ke pabrik semen terdekat.
 "Pabrik smelter dan refinery Tembaga Papua akan membutuhkan listrik 50 megawatt dan akan dipasok oleh Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG)," ujarnya.
Seperti diketahui Fasilitas pengolahan barang tambang (smelter) memang akan dibangun di Papua, tapi tidak oleh PT Freeport Indonesia. Smelter akan dibangun oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Papua yang bekerja sama dengan investor.
Menteri ESDM Sudirman Said menjelaskan hal ini. Menurut dia, keputusan ini sudah menguntungkan bagi semua pihak.
"Freeport sudah punya smelter di Gresik (PT Smelting, yang 25% sahamnya dimiliki Freeport Indonesia), sementara masyarakat Papua minta ada smelter di sana. Kalau Freeport dibebankan di 2 tempat menjadi kurang ekonomis," jelas Sudirman. (Fani)

Dibaca 448 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX