226 Kasus Penembakan Terjadi Sejak 2009 | Pasific Pos.com

| 26 August, 2019 |

226 Kasus Penembakan Terjadi Sejak 2009

Headline Penulis  Senin, 21 Maret 2016 14:18 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Kapolda Papua, Irjen (Pol) Paulus Waterpauw

 

Jayapura,- Sebanyak 226 kasus penembakan yang terjadi di tiga Kabupaten di Provinsi Papua sejak tahun 2009 hingga 2016. Aksi penembakan ini terjadi diwilayah Kabupaten Puncak, Puncak Jaya dan Lanny Jaya.

 “Menurut catatan kami, ada 226 kasus penembakan yang terjadi daerah Kabupaten Puncak, Puncak Jaya dan Lanny Jaya, sejak Tahun 2009 sampai Tahun 2016 ini,” beber Kapolda Papua, Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw kepada wartawan, baru-baru ini.
Kasus penembakan di tiga kabupaten, sambunug Kapolda, telah menyebabkan 111 orang meninggal dunia, baik dari aparat TNI, Polri maupun masyarakat sipil. Sedangkan korban luka-luka mencapai angka 226 orang.  “Ini belum termasuk jumlah senjata api yang berhasil mereka rampas,” kata Waterpauw.
Menurutnya, kelompok-kelompok bersenjata di tiga wilayah ini dianggap cukup kuat, jika dihitung dari jumlah personil maupun persenjataan yang mereka miliki. Bahkan kelompok tersebut tergolong dalam “segitiga hitam”. “Mereka ini sudah melakukan kegiatan teror baik kepada aparat mau pun masyarakat sipil,” ujarnya.
Kapolda pun menegaskan, saat ini pihaknya tengah membuat daftar pencarian orang yang akan masuk dalam target operasi penegakan hukum, dengan sasaran kelompok criminal bersenjata di Papua. “Supaya penegakan hukumnya bisa terlaksana secara terukur,” kata Kapolda Pertama di Papua Barat.
Ia pun mempertegas akan mengungkap para aktor utama dalam aksi penembakan di Sinak, Kabupaten Puncak.  “Hidup atau mati, mereka akan kami kejar. Tentunya, kami akan berupaya menangkap mereka hidup-hidup, guna mengungkap siapa rekan-rekannya yang lain,” tandas Jenderal Bintang Dua ini. (Syaiful)

Dibaca 451 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.