Atlet Tagih Janji KONI Papua | Pasific Pos.com

| 25 August, 2019 |

Atlet Tagih Janji KONI Papua

Headline Penulis  Rabu, 16 Maret 2016 12:29 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

JAYAPURA,- Sejumlah atlet Papua menagih janji KONI. Mereka kini sedang dirundung galau soal kapan pencanangan Training Center (TC)  atau pemusatan latihan maupun besar bonus medali dan uang saku.

Seperti janji ketua Harian KONI Papua, Klemen Tinal, pencangan TC paling lambat 6 Maret dan uang saku pelatih dan atlet akan dinaikan.
Lantaran, sampai saat ini KONI Papua sangat tertutup. Apalagi, kabar pencanangan Training Center (TC) persiapan PON yang seperti angin surga, terus molor dan kini telah dipertengahan bulan Maret.
Tidak tahan dengan janji-janji, para atlet sebenarnya ingin sampaikan tuntutan dalam aksi demo ke kantor KONI dan Kantor Gubernur  pada Selasa pagi  kemarin. Namun rencana aksi demo dari para atlet ini batal dilakukan setelah para pengurus KONI dalam hal ini Satgas berhasil menemui para atlet di Hotel Relat.
“Kami minta jelas. Mana janjinya KONI untuk pencangan TC. Kita juga minta kejelasan soal uang saku atlet dan pelatih,”ungkap Charly Matatar yang mewakili para atlet lainya ketika ditemui di Hotel Relat usai melakukan pertemuan dengan pengurus Satgas KONI Papua, Selasa(15/3).
Kata Charly, rencana demo ini sebenarnya sudah dilakuakn. Tetapi karena beberapa pengurus dari Satgas KONI Papua datang lansung ke Hotel relat bertemu dengan atlet, untuk meminta bersabar sambil menunggu Ketua Harian KONI Papua, Klemen Tinal  ada ditempat, karena saat ini sedang ada tugas dinas keluar.
“Pencanangan TC PON yang sampai saat ini hanya tinggal janji dan belum dilakukan oleh KONI Papua. Padahal sesuai jadwal awal rencananya tanggal 6 Maret ini, tetapi sampai sekarang tidak jelas,” ujarnya.
Selain itu perlengakapan umum dan perlengkapan khusus bagi atlet selama TC PON ini harus dilengkapi. Mereka juga meminta kejelasan dan keterbukaan tentang atlet kontrak soal uang saku mereka. Termasuk pembayaran uang saku atlet harus tepat waktu.
“Kami mendesak agar KONI Papua segera tetapkan pemberina bonus PON bagi atlet yang meriah medali emas, perak dan perunggu seperti apa yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Papua Barat kepada atlet mereka. Hal ini tentu bisa menjadi motivasi bagi atlet dalam persiapan diri ke PON Jabar,”ucap Charly
Hal lainya termasuk cabang-cabang olahraga yang saat ini belum ada pelatih, tetapi atletnya sudah jalani latihan, serta penerbitan SK PON Papua 2016 Jawa Barat. Semua ini harus KONI Papua berikan penjelasan secara transparan kepada atlet.
“Kami berikan waktu kepada KONI Papua sampai hari Jumat nanti,  harus sudah ada kepastian semua aspirasi ini. Karena rencananya Ketua Harin KONI Papan akan bertemu lansung dengan atlet. Kalau hal ini tidak terjadai maka atlet tetap lakukan demo dan mogok latihan PON,”terang charly.
Sementara itu Anggota Satgas KONI Papua, Stien Mebri menyampaikan, apa yang menjadi aspirasai para atlet ini tentu akan menjadi perhatian dari pihak Satgas KONI Papua.
“Prinsipnya atlet ini tidak salah, mereka menuntut apa yang menjadi hak mereka. Sehingga kami datang bertemu lansung dengan mereka, karena ada rencana atlet untuk lakukan aksi demo. Namun kami minta untuk mereka bersabar karena Ketua Harian KONI Papua, Klemen Tinal berjanji akan melakukan pertemuan lansung dengan atlet pada hari Jumat nanti untuk membicarakan seluruh ahal-hal yang menjadi aspirasi dari atlet ini,”tandasnya. (Bams)

Dibaca 491 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX