Gubernur Prihatin Angka Hidup OAP Rendah | Pasific Pos.com

| 20 July, 2019 |

Gubernur Prihatin Angka Hidup OAP Rendah

Headline Penulis  Jumat, 06 Maret 2015 14:27 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Papua  Lukas  Enembe, SIP, MH  saat  menghadiri  acara  pelepasan  jenazah  Rektor  Uncen Prof. Dr. Karel  Sesa, M.Si di  Auditorium  Uncen  Kampus  Abepura, Kamis (5/3) kemarin.

JAYAPURA-Gubernur  Papua  Lukas  Enembe, SIP,MH  mengaku  prihatin  dengan harapan  tentang angka  hidup  orang  papua  yang  masih  rendah. Pasalnya, berdasarkan  realita  yang  ada, rata-rata angka  hidup  orang  asli  Papua (OAP) dibawah  50 tahun, sehingga  hal  ini  menjadi  perhatian  untuk kedepannya  agar  harapan  hidup  OAP  bisa  lebih  baik  lagi, atau  diatas 50 tahun, bahkan  60  tahun ke  atas.
Hal  tersebut  diungkapkan  Gubernur  Papua  saat  memberikan  sambutan  pada  acara  pelepasan jenazah  Rektor  Universitas  Cenderawasih  (Uncen)  Prof. Dr. Karel Sesa, M.Si di  Auditorium  Uncen Kampus Abepura, Kamis (5/3) kemarin.
Gubernur  mengatakan, kondisi  yang  ada, sangat  sedikit  sekali  orang  Papua  yang  hidup  hingga  usia 60 tahun, karena  ini  menyangkut  IPM (indeks pembangunan manusia) .  Sebaliknya,  hampir  sebagian  besar  orang  papua, usai  hidup  hanya  53  tahun, termasuk a lmarhum  Prof. Kareal  Sesa.
Padahal  kata  Gubernur, orang-orang  seperti  Prof. Karel  Sesa merupakan  salah  satu  putra  terbaik yang  dimiliki  tanah  ini  yang  masih  sangat  dibutuhkan  kontribusinya  untuk  memajukan  SDM  Papua,  khususnya  melalui  bidang  pendidikan.
Terlebih  lagi  menurut  Gubernur, tidak  begitu banyak  orang-orang  Papua yang  menyandang professor, sehingga  dengan  dipanggilnya  Prof. Karal  Sesa, maka  tokoh-tokoh  Papua  semakin berkurang, sehingga  hal ini  menjadi  tantangan k edepannya SDM Papua harus  terus dipacu  agar  lahir generasi-generasi  pengganti  Prof.Karel  Sesa.
Karena itu imbuhnya, pihaknya  akan  sungguh-sungguh  memberikan  perhatian  yang  besar terhadap kemajuan  SDM  Papua, terutama  berkaitan  dengan  kualitas  kesehatan, gizi  yang  mencukupi  serta  kualitas  pendidikan  yang  baik, agar  dari  waktu  ke  waktu usia  angka hidup  orang  Papua  bisa  lebih baik lagi. (And)

Dibaca 653 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX