Bupati Terpilih Kab. Yahukimo, Abock Busup, MA: | Pasific Pos.com

| 26 May, 2019 |

Bupati Terpilih Kab. Yahukimo, Abock Busup, MA:

Headline Penulis  Senin, 14 Maret 2016 13:35 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

“Tidak boleh lagi ada petugas malas di Yahukimo, karena budaya tinggalkan tempat tugas sama dengan menghambat program pembangunan, maka saya akan terus pantau keberadaan petugas dilapangan, baik Kepala Distrik, Kepala Puskesmas maupun petugas lainnya harus selalu ada ditempat tugas”.


Laporan: Hendry Holago

   Jayapura,- Pembangunan dibidang pendidikan, kesehatan, ekonomi dan infrastruktur tentu akan menjadi program utama  sehingga sebagai langkah awal, saya akan kuatkan hal-hal yang menjadi dasar dalam pelaksanaan pembangunan. Nanti akan ada pergantian pimpinan SKPD dan tetap sesuai aturan yang ada, nanti akan dilihat dari sisi kepangkatan maupun lainnya. Demikian ujar Bupati terpilih Kabupaten Yahukimo, Abock Busup, MA, di Jayapura, Jumat (11/3/2016).

   Prioritas pembangunan untuk bidang kesehatan, terang Bupati Abock Busup, mengingat kurang lebih hampir sepuluh tahun  masyarakat Yahukimo banyak yang meninggal, terutama di Dekai  dan itu karena apa, sampai hari ini kita belum tahu. Maka untuk menjawab persoalan itu harus ada solusi yang tepat sehingga saya akan melakukan upaya pembenahan untuk menjawab persoalan tersebut. Jadi, solusi yang akan saya lakukan adalah semua pejabat di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Yahukimo diganti.
   “Kita akan ganti mereka semua, karena selama 10 tahun kemarin semua jenis obat yang bagus yang didatangkan dari anggaran APBD maupun APBN malah taru di Apotik untuk dijual, kemudian petugas kasih obat yang kualitasnya tidak bagus sehingga masyarakat bukannya sembuh tetapi malah jadi sakitnya tambah parah dan selain itu ada juga petugas kesehatan yang terkesan, manfaatkan jabatan untuk kumpul uang banyak-banyak atau bisnis, maka semua pejabat di Dinas Kesehatan saya akan bersihkan semua dan kasih masuk yang baru-baru,” tandasnya.
   Di Yahukimo ada dua bagian wilayah, yaitu Yahukimo wilayah pegunungan dan lembah, maka setiap masyarakat dari gunung ke lembah atau ibu kota Dekai, disana suhu udara panas sehingga masyarakat yang dari gunung rata-rata sakit. Oleh karena itu, saya akan perkuat manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yahukimo di Dekai untuk masyarakat lembah dan kembali perbaiki manajemen/kembangkan Rumah Sakit GKI di Anggruk. “Dulunya RS ini ketika ditangani oleh misionaris GKI, RS ini menjadi RS rujukan dari hampir semua daerah di Papua, tetapi sekarang setelah ada pemerintah, RS ini Pemkab Yahukimo menjadikan Puskesmas perawatan. Maka saya akan kembangkan RS GKI Anggruk menjadi Rumah Sakit Umum (RSU) bagi masyarakat Yahukimo di bagian pegunungan,” terangnya.
   Jadi nanti setelah ada perbaikan manajemen di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Yahukimo, semua petugas kesehatan, baik Kepala Dinas, Kepala Puskesmas, dokter, perawat, bidan  maupun tenaga penunjang lainnya harus selalu ada di tempat tugas. “Saya akan fasilitasi mereka mulai dari kendaraan operasional, alat-alat hiburan hingga penabahan honor. Semua ini akan saya usahakan, sedangkan tugas mereka, harus turun cari masyarakat di kampung-kampung dan melayani masyarakat dari rumah ke rumah, ini harus mereka lakukan, tidak petugas tunggu pasien datang ke Rumah Sakit atau Puskesmas maupun Pustu/Polindes,” ujar Bupati.
   Sedangkan terkait SDM kesehatan, lanjut Bupati Abouck Busup, sesuai kondisi riil yang terjadi selama ini, kita di Papua lebih banyak angkat dokter-dokter kontrak menjadi PNS tetapi mereka setelah  PNS langsung pulang kampung, maka saya selain memperhatikan tenaga dokter yang sudah ada, akan lihat potensi anak-anak asli Yahukimo yang bisa kuliah di bidang kedokteran dan akan membiayai mereka hingga tamat dan jadi dokter. Untuk tenaga perawat, bidan, gizi kesling, analis, farmasi maupun tenaga bidang profesi lainnya juga sama dengan tenaga dokter.
   Selain memperhatian tenaga kesehatan yang sudah ada, juga akan melakukan rekrutan lulusan SMA perwakilan dari masing-masing kampung atau gereja, kemudian titip mereka di lembaga pedidikan tenaga kesehatan seperti Politeknik Kesehatan Kemenkes Jayapura maupun lainnya hingga tamat kemudian tarik mereka dan tempatkan di kampung mereka masing-masing supaya mereka selalu ada di tempat dan melayani kesehatan masyarakat,” katanya.
   Sedagkan untuk bidang pendidikan, sambung Bupati Abock Busup, sesuai hasil survey Yayasan Yasoma selama 10 tahun di 54 Sekolah Dasar (SD) di Yahukimo, secara mayoritas murid SD tidak bisa baca. 8 ribu anak tidak bisa baca dan hasil presentase 68% anak SD di Yahukimo tidak bisa baca sehingga hal ini menjadi ancaman dalam pembangunan SDM, maka hal ini tentu menjadi tantangan untuk pemerintahan baru. Dengan demikian, saya akan lakukan berbagai terobosan untuk tidak lagi kondisi seperti itu terus terjadi.
   “Nanti saya akan lihat kondisi sekolah dan tenaga guru untuk melakukan evaluasi. Jadi kalau memang ada sekolah-sekolah yang perlu digabung saja, maka itu akan saya lakukan. Dimana, di suatu daerah memang sekolahnya tetap ada, tetapi cukup sampai kelas I s/d kelas IV SD, kemudian setelah naik kelas V pindah ke sekolah satu atap 9 kelas. Untuk itu saya akan bangun sekolah satu atap di sejumlah Distrik supaya guru-guru mudah mengatur pola belajar, makan, istrahat, olahraga maupun berbagai kegiatan ektra kurikuler lainnya diluar jam sekolah, misalnya kegiatan elektronik seperti komputernisasi, internetsisasi maupun lainnya, ini saya akan atur sedemikian rupa supaya pendidikan di Yahukimo benar-benar bangkit dari kondisi yang ada sekarang,” terangnya.
   Jadi sebelum saya lakukan semua terobosan itu, kata Bupati Abock Busup, saya akan evaluasi secara menyeluruh di lingkungan Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Yahukimo untuk melakukan perombakan manajemen pendidikan, supaya tidak ada lagi ada anak sekolah yang belum bisa baca tulis. “Ya, saya akan perhatian kesejahteraan tenaga guru yang sama dengan tenaga kesehatan. Saya akan fasilitasi mereka mulai dari kendaraan operasional, penambahan honor hingga pengadaan berbagai alat hiburan supaya petugas tidak lari ke kota dan tetap bertahan di tempat tugas,” terangnya.
   Sedangkan terkait SDM tenaga guru, sambung Bupati Abock Busup, untuk menutupi kekurangan tenaga guru, saya akan membangun relasi kerjasama dengan pihak Universitas Cenderawasih Jayapura untuk buka kelas khusus Pemda Yahukimo supaya mereka setelah tamat langsung tarik mereka dan tempatkan di sekolah-sekolah yang kekurangan tenaga pengajar. Jadi intinya, untuk membangun Yahukimo yang maju dari kondisi sekarang, baik di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, infrastruktur maupun lainnya, saya akan lakukan evaluasi besar-besaran untuk menentukan formula pembangunan yang tepat. Untuk itu, hanya satu harapan saya, yaitu mohon dukungan doa dari seluruh masyarakat Yahukimo khususnya dan masyarakat Indonesia di Tanah Papua umumnya,” tutup Bupati Abock Busup. 

Dibaca 501 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.