Derek Hegemur Jabat Penjabat Bupati Mambra | Pasific Pos.com

| 20 May, 2019 |

Derek Hegemur Jabat Penjabat Bupati Mambra

Headline Penulis  Kamis, 03 Maret 2016 12:11 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Gubernur Papua Lukas Enembe, SIP.MH, ketika melantik penjabat Bupati Mamberamo Raya, Derek Hegemur, Rabu (2/3) sore di Sasana Krida Kantor Gubernur Dok II Jayapura.

 

JAYAPURA,- Kepala Biro Hukum Setda Papua, Derek Hegemur resmi dilantik sebagai Penjabat Bupati Mamberamo Raya oleh Gubernur Papua Lukas Enembe, Rabu (2/3) sore di Sasana Krida Kantor Gubernur Dok II Jayapura.

Acara  Pengambilan Janji Jabatan dan Pelantikan Penjabat Bupati Mamberamo Raya (Mambra) tahun 2016 itu dihadiri seluruh pimpinan SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua, Kasdam Cenderawasih Brgijen TNI Herman Asaribab, Sekda Papua TEA Hery Dosinaen, Asisten Bidang Pemerintahan Sekda Papua Doren Wakerkwa. Kepala Bappeda Papua Muh Musa’ad. Karo Umum – Setda Papua  dan Karo Umum Elisa Auri.    
Gubernur Papua Lukas Enembe mengakui sesungguhnya Karo Hukum  tidak mau menjadi Penjabat Bupati.  “Namun karena saya suruh pergi. Tidak apa pergi dulu, satu dua bulan kita lantik sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Mamberamo Raya,”kata Gubernur mengawali sambutannya.
Kata Gubernur, sesuai hasil putusan Mahkamah Konstitusi (MK) bahwa di Mambra akan dilaksanakan pemungutan suara ulang pada tanggal 19 Maret mendatang.    
“Jadi tugas bupati mempersiapkan jalannya pilkada disana. sehingga masyarakat bisa melaksanakan hak suaranya untuk memilih pemimpin mereka,”terang gubernur.
Dikatakan, dalam pemungutan suara ulang di Distrik Rufaer dan Distrk Mamberamo Tengah Timur yang ditotal ada 10 TPS .
Dalam pemungutan suara ulang ini ada dua pasangan kandidat yang akan bertarung yakni pasangan Demianus Kyeuw-Kyeuw - Adrianus Manemi serta pasangan Dorinus Dasinapa – Yakobus Britai.
Oleh karena itu, bagaimana menyiapkan ini agar bisa berjalan aman. Sebab pada pasca pilkada serentak kali lalu ada kejadian
penembakan yang msih membekas di hati masyarakat ,”ujar Gubernur.
Untuk itu, Penjabat Bupati harus bisa merangkul masyarakat  yang  trauma atas tragedi penembakan tersebut.
Bagaiamana Penjabat Bupati hadir memberikan jaminan keamanan, sehingga tidak ada ketakutan di masyarakat.
“Harapan saya kemungkinan pertarungan akan sengit, karena dua calon ini hanya beda  tipis.Oleh karena itu bupati tolong fasilitasi agar pelaksanaan pemungutan suara berjalan aman dan masyarakattidak terganggu oleh situasi apapun,”kata gubernur dalam arahannya.  
Lanjut Gubernur, selain melakukan pembangunan kemansyarakatan tugas kedepan seorang Penjabat Bupati adalah sampai  ada pelantikan pasangan bupati terpilih atau defenitif.
"Kalau ada gugatan lagi masih bisa memimpin lagi dua atau tiga bulan kedepan. Yang penting pastikan masyarakat aman. Ini tugas beban berat, laksanakan sebagai abdi negara. Tuhan percayakan saudara untuk memimpin,”tukasnya.
Untuk itu Gubernur kembali berharap Kabupaten Mamberamo Raya bisa menyelesaikan. tahapan pilkada pemungutan suara ulang yakni di 10 TPS yang diputuskan oleh MK. “ Saya harap ini  bisa laksanakan tertib dan aman. Selanjutnya persiapkan pemerintahan kedepan,’tandas gubernur. (Bams)

Dibaca 538 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.