Cuaca Buruk, Pesawat Deraya Tergelincir | Pasific Pos.com

| 27 May, 2019 |

Cuaca Buruk, Pesawat Deraya Tergelincir

Headline Penulis  Kamis, 05 Maret 2015 12:16 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Tampak Pesawat Yang tergelincir di apron II Bandar udara wamena.

Wamena- Gara-gara cuaca buruk, hujan deras yang di sertai kabut tebal, rabu (04/03) sore kemarin, mengekibatkan pesawat cargo milik maskapai deraya jenis PK-BGD seri -200, tergelincir di bandara wamena.
Mengakibatkan kerusakan yang fatal pada bagian sayap sebelah kiri dan ban belakang terlepas.
Dari pantauan wartawan di lapangan,  pesawat cargo milik deraya, mengangkut bahan makanan seberat enam-tujuh ton,  dari badar udara Sentani menuju wamena, karena cauca buruk dimana hujan lebat disertai kabut yang tebal membuat pesawat kehilangan kendali, terlebih kondisi landasan pacu sangat licin sehingga tergelincir ke tepi landasan.
Tepatnya di apron II badar udara wamena.
Berawal dari pesawat deraya yang hendak landing di badara wamena seuai dengan arahan tower, namun kondisi  landasan yang licin akibat hujan lebat dank abut membuat jarak pandang hanya berkisar 2 Km saja, hingga
saat landing, posisi pesawat tidak lurus dengan ranway.  Capten pilot berupaya meluruskan pesawat kearah ranway dan saat touch pertama posisis gear sebelah kiri yang menyentuh ranway mengakitabkan pesawat oleng, sehingga menyebabkan gear sebelah kiri patah dan terlempar masuk ekdalam rumput di kanan ranway. Selanjutnya pesawat oleng kekiri menyusul nosewhele patah dan terlempar ke kanan ranway.
Tidak ada korban jiwa dari kecelakaan tersebut, namun pesawat mengamali kerusakan yang cukup fatal, dimana nose depan crash, propeller sebelah kiri hancur,landing gear sebelah kiri patah dan terlempar di kanan ranwai, nose whele patah dan terlempat kesebelah kanan ranwai, main wing sebelah kiri patah dan menempel di aspal.
sayap sebelah kiri patah, dan roda belakang telepas serta bagian depan pesawat tergelincir di tepi hangar.
Menurut saksi mata, yang enggan menyebutkan namanya, saat ia pulang kerja, biasanya melewati jalan wesaput yang tembus ke woma. Namun saat tengah mengayuhkan sepdanya ia terkejud mendengar suara gaduh, dan saat menengok kearah badara, ia kaget melihat pesawat melanju dan keluar dari landasan pacu, dengan sedikit mengeluarkan percikan api tepat di belkangn pesawat.
“ saya kaget kaka, tadi pas hujan besar itu saya lagi naik sepeda mau pulang, tiba-tiba dengar suara besar dari dalam areal badara. Waktu lihat kedalam, saya kaget ada percikan api dari belakang pesawat, ternyata banya terlepas baru kita di larang dekat-dekat, sama polisi kita di kejar tidak boleh ambil gambar,” katanya.
Sementara itu, ketika wartwan mencoba mengkonfirmasikan hal itu kepada pihak deraya di wamena, tidak satupun yang bersedia di mintai keterangannya. (aisya)

Dibaca 277 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX