Gubernur: Orang Papua Mati Banyak Karena HIV/AIDS | Pasific Pos.com

| 21 May, 2019 |

Gubernur: Orang Papua Mati Banyak Karena HIV/AIDS

Headline Penulis  Rabu, 02 Maret 2016 15:17 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Gubernur Papua Lukas Enembe meresmikan gedung gereja Pantekosta Alfa Omega ditandai dengan penekanan sirene didamping Pdt. Elion Numberi dan pengurus gereja lainnya.

 

JAYAPURA,- Gubernur Papua Lukas Enembe mengatakan penyakit HIV/AIDS sudah merambat ke seluruh Papua bahkan sudah sampai ke kampung. Bahkan, saat ini sudah sekian banyak orang Papua mati akibat virus mematikan HIV/AIDS.

“Banyak orang kampung mati, Kepala Desa (terinveksi) duluan lalu menyebarkan ke lingkungan sekitar. Kemudian sengaja ditularkan oleh orang atau oknum yang tidak bertanggung jawab,” jelas Gubernur ketika meresmikan Gereja Pantekosta Alfa Omega Hamadi Jayapura, Senin, kemarin.
Menurut Gubernur, penyebaran virus ini disinyalir akibat dua kemungkinan, pertama karena dibawah oleh Kepala Kampung dan kedua sengaja ditularkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. “Saya kurang tahu penyakit dibuat-buat seperti apa tapi kita harus berhati-hati terhadap itu. Karena ada juga (orang Papua) sengaja dibunuh. (Saya mau bilang) kematian orang Papua terlalu banyak dengan berbagai cara. Karena itu, saya minta semua pihak untuk selamatkan umat Papua,”imbau dia.
Selain HIV/AIDS, penyakit pikiran ditengarai sudah banyak membunuh masyarakat Papua. “Jadi selain penyakit HIV/AIDS, yang kedua orang Papua mati karena pikiran. Dia mimpi bagaimana Papua kedepan sehingga meninggal (karena pikirannya itu). Kemarin saya sempat mengecek ke rumah sakit dan benar saya dapat laporan seperti itu. Makanya, ini juga menjadi masalah yang kita hadapi saat ini,” aku Lukas.
Menyikapi hal itu, Gubernur meyakini perlu ada pertobatan masal dari seluruh masyarakat tak terkecuali para pemimpin daerah sehingga memperoleh pemulihan total dari Tuhan Yang Maha Esa.
“Saya ingin sampaikan bahwa masa depan Papua ada di tangan kita. Disadari mungkin kita pejabat yang salah karena kita memegang jabatan sebagai gubernur dan para bupati,”ucapnya. (Bams)

Dibaca 834 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.