Ratusan Warga Bakar Rumah Pelaku Pemalangan SMP N 2 Arso III | Pasific Pos.com

| 25 August, 2019 |

Ratusan Warga Bakar Rumah Pelaku Pemalangan SMP N 2 Arso III

Headline Penulis  Rabu, 04 Maret 2015 17:28 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Keerom, - Ratusan warga Arso III, Distrik Skanto, Kabupaten Keerom mengamuk dan membakar satu unit rumah yang diduga otak dari pemalangan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Arso III, Kampung Jaifuri, Distrik Skanto, Kabupaten Keerom.
Pemalangan sekolah tersebut dilakukan sejak Senin (02/03/2015) sore hingga Selasa (03/03/2015) kemarin, membuat ratusan siswa siswi tidak dapat masuk ke dalam sekolah guna mengikuti pelajaran seperti biasanya.
Salah seorang warga, yang enggan menyebutkan namanya menuturkan kejadian pembakaran satu unit rumah ini akibat kekesalan warga karena sekolah yang dipalang pelaku hingga Selasa pagi kemarin belum juga dibuka, sekitar pukul 07.30 wit. Akibatnya, orang tua wali hingga warga lainnya berkumpul dan mencari pelaku yang lakukan pemalangan.
 “Tadi ada ratusan warga mencari pelaku YB dan kerabatnya, karena tidak ketemu pelaku. Warga tambah kesal, jadi rumah kerabatnya pelaku dirusak,” kata warga yang enggan menyebutkan namanya, Selasa (03/03/2015) kemarin.
Menurutnya, pelaku bersama beberapa temannya dalam keadaan mabuk saat lakukan pengrusakan di sekolah, banyak warga yang melihat kejadian itu. “Pelaku juga sempat datangi rumah salah seorang guru dan mengancam dengan kampak, setelah itu langsung menuju sekolah dan memalang sekolah,” imbuhnya.
Kapolsek Arso V, Iptu Mujianto kepada media ini mengatakan kejadian ini berawal saat seorang warga berinisial YB, sekitar pukul 09.30 wit mendatangi sekolah yang dipengaruhi minuman keras (Miras) mengancam guru dan murid-murid serta memecahkan kaca jendela sekolah, pada hari Senin lalu.
 “Saya mendapatkan laporan dari warga, dengan adanya laporan tersebut saya bersama anggota ke sekolah untuk melakukan penangkapan, namun pelaku berhasil kabur,” kata Mujianto.
Pihaknya tidak dapat meredam amarah ratusan warga yang sedang kesal atas insiden pemalangan yang berlanjut hingga Selasa pagi kemarin dan mengakibatkan satu unit rumah dibakar masa, serta beberapa rumah kerabat pelaku di rusak masa.
 “Tadi sekitar 40 anggota Dalmas Polres Keerom turun ke TKP dan berhasil memadamkan api di salah satu rumah yang dibakar masa. Rencananya besok pagi kami akan memanggil sejumlah tokoh adat, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat untuk membicarakan hal ini agar tidak meluas,” ujarnya.
Hingga sore kemarin, ratusan warga masih bersiaga di setiap jalur, tuk mengantisipasi adanya serangan balik dari pelaku. Lantaran rumah pelaku dan kerabat diamuk oleh masa. (Daf)

Dibaca 3222 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX