24 Bandar Narkotika Ditangkap Sepanjang Awal 2016 | Pasific Pos.com

| 20 May, 2019 |

24 Bandar Narkotika Ditangkap Sepanjang Awal 2016

Headline Penulis  Senin, 22 Februari 2016 12:31 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Direktur Reserse dan Narkoba Polda Papua, Komisaris Besar Franky H Parapat menunjukan barang bukti hasil operasi Antik Matoa 2016.

 

Jayapura,- Sedikitnya 24 Bandar Narkotika berhasil ditangkap Tim Direktorat Reserse Narkotika Polda Papua melalui Operasi Antik Matoa yang digelar sejak awal tahun 2016.

Direktur Reserse dan Narkoba Polda Papua, Komisaris Besar Polisi, Franky H Parapat menyebutkan telah mengungkap 15 kasus Narkotika dalam operasi antik ini merupakan operasi khusus untuk memerangi narkotika di Papua.
“Satgas yang dibentuk 7 wilayah, yaitu Satgas Dit Narkoba Polda Papua dan 6 ada di jajaran Polres, antara lain Polres Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Keerom, Merauke, Mimika dan Nabire,” urainya, Jum’at (19/2) lalu.
Dari pengungkapan 15 kasus, kata Franky, pihaknya telah menangkap 24 orang tersangka dan 2,3 kilogram ganja kering yang diketahui berasal dari Papua Nugini. “Penangkapannya berlangsung di Jayapura, Keeerom, Merauke, Mimika, Kabupaten Jayapura, dan Nabire,” bebernya.
Ia pun mengakui, jumlah kasus narkoba dalam bulan ini meningkat bila dibandingkan dengan tahun 2015. “Tahun lalu, kami hanya mengungkap enam kasus saja dengan jumlah tersangka sebanyak 9 orang. Barang bukti yang disita adalah ganja seberat 2 kilogram dan sabu-sabu 66,56 gram,” katanya.
Menurut Frangky, ganja yang dipasok ke Papua, kebanyakan berasal dari Papua Nugini. Sedangkan sabu-sabu berasal dari Makasar, dengan modus pengiriman menggunakan jasa ekspedisi barang. “Selain mengungkap peredaran narkotika, kita juga melakukan penyuluhan. Namun kita akan lebih gencar untuk melakukan pencegahan, sambil melakukan penyuluhan,” imbuhnya. (Syaiful)

Dibaca 722 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX