Juni, Pelantikan Bupati Terpilih Pilkada Serentak di Papua | Pasific Pos.com

| 21 August, 2019 |

Juni, Pelantikan Bupati Terpilih Pilkada Serentak di Papua

Headline Penulis  Jumat, 12 Februari 2016 14:36 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Sekda Papua Hery Dosinaen

 

JAYAPURA,- Gubernur Papua Lukas Enembe resmi menyurati Menteri Dalam Negeri (Mendagri) mengusulan pelantikan bupati dan wakil bupati digelar serentak paling lambat Juni 2016 mendatang.

Dalam surat yang dilayangkan pada Mendagri, menurut Sekda Papua Hery Dosinaen, Gubernur Lukas berpandangan satu dari sebelas kabupaten (Mamberamo Raya) masih bersengketa di Mahkamah Konstitusi (MK).
Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Papua rencananya baru akan memproses pengajuan pemberkasan sebelas pasangan bupati dan wakil bupati terpilih secara kolektif pada Maret 2016.
“Apalagi sampai saat ini, dari 10 kabupaten yang sudah ditetapkan bupati dan wakil bupati terpilihnya, baru tujuh kabupaten yang mengusulkan namun berkasnya pun belum benar-benar lengkap. Sehingga kami mengusulkan untuk digelar serentak sambil menunggu sengketa di MK selesai sekaligus melengkapi seluruh berkas yang masih kurang,” ujarnya.
Sekda juga tak menampik telah menerima Radiogram Mendagri yang menginstruksikan Pemerintah Provinsi Papua untuk mengakomodir pelantikan sepuluh bupati dan wakil bupati terpilih pada 17 Februari mendatang.
Hanya saja, waktunya dirasa tak bakal cukup sebab masih ada tiga kabupaten yang sampai saat ini belum memasukan pemberkasan. “Radiogram sudah kita dapatkan, hanya memang sekali lagi berkas pelantikan ini belum rampung apalagi masih tiga kabupaten yang belum sampaikan pemberkasan ke provinsi”.
“Intinya saat ini kami masih menunggu surat tanggapan dari Mendagri berkaitan dengan surat usulan penundaan itu. Harapan kami digelar sesuai wacana KPU secara nasional di bulan Juni. Tapi kita tunggu saja dulu apa isi surat tanggapan dari Mendagri,”katanya.
Sementara itu, seperti dilansir dari Detik.com, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo telah menyusun jadwal pelantikan untuk kepala daerah hasil Pilkada serentak 9 Desember 2015 lalu. Pelantikan disiapkan dalam 3 tahap.
"Tanggal 12 Februari pukul 10.00-11.00 WIB, (pelantikan) 7 gubernur dilantik Bapak Presiden (Joko Widodo) di Istana Negara," ucap Mendagri Tjahjo Kumolo dalam pesan singkat, Selasa (9/2/2016).
Kemudian, tanggal 17 Februari 2016 pelantikan secara serentak untuk 202 bupati dan wali kota oleh gubernur masing-masing sesuai undang-undang. Pelantikan digelar di ibu kota provinsi seluruh Indonesia.
"Catatan, 4 kabupaten/kota dan 1 provinsi diundur, 7 Bupati, Wali Kota masih diproses sengketa di MK," ujar Tjahjo.
Pelantikan berikutnya, gelombang dua, bulan Maret 2016. Yaitu pelantikan untuk 11 bupati, wali kota dan 1 Gubernur Kalimantan Tengah jika tidak ada masalah sengketa di MK.
"Bulan Juni 2016, (pelantikan) 1 Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah dan 30-an bupati, wali kota. Dilantik di ibu kota provinsi, karena sesuai ketentuan undang-undang masa habis jabatan kepala daerah bulan Juni tidak boleh dikurangi," kata Tjahjo. (Bams)

Dibaca 1352 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.