Dua Penambang Emas Tewas Tertimbun Longsor | Pasific Pos.com

| 23 August, 2019 |

Dua Penambang Emas Tewas Tertimbun Longsor

Headline Penulis  Selasa, 09 Februari 2016 14:18 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Kabid Humas Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Patrige

 

Jayapura,- Dua penambang emas tradisional tewas tertimbun tanah longsor di lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) milik warga Yos Rumpumbo (40) dikawasan KM 64 Centriko Topo Distrik Uwapa, Kabupaten Nabire, Kamis (4/2) sore. Kedua korban masing-masing bernama Sukanto (40) dan Ade (30).

Kabid Humas Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Patrige mengungkapkan keduanya tewas tertimbun longsor ketika mencari emas di dalam lubang galian tradisional.
“Pada saat itu kedua korban sedang bekerja mencari emas didalam lubang di lokasi tambang KM 64 Topo. Namun saat itu tiba-tiba hujan deras dan menyebabkan tanah longsor sehingga menimbun kedua korban yang ada didalam lubang,”katanya kepada wartawan, Sabtu (6/2).
Patrige menegaskan, kasus ini terungkap ketika rekan korban bernama Isnini (30) melihat mesin Alkon dilokasi penambangan masih menyala. Namun, kedua korban tidak ada dilokasi kejadian, hingga dilarikan pencarian dilubang galian tambang.  
“Saat itu saksi curiga dengan adanya mesin Alkon menyala, dipastikan ada yang mencari emas. Lalu saksi mencari para korban di lubang dan baru diketahui tertimbun longsor,” jelasnya.
Saat ini, kata Patrige, korban disemayamkan di salah satu rumah warga Amsil Smoker, Kelurahan Nabarua. Pihaknya saat ini juga masih menunggu informasi dari kelurga korban di SP 12 Manokwari, Papua Barat.
 “Untuk pemakamannya, warga yang ada dilokasi kejadian tengah menunggu para keluarganya,” imbuhnya. (Syaiful)

Dibaca 444 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.