Freeport Buka Akses Jalan Menuju Intan Puncak dan Intan Jaya | Pasific Pos.com

| 18 August, 2019 |

Freeport Buka Akses Jalan Menuju Intan Puncak dan Intan Jaya

Headline Penulis  Senin, 02 Maret 2015 12:13 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Bupati Kabupaten Intan Jaya, Natalis Tabuni.

Jayapura,- Bupati Kabupaten Intan Jaya, Natalis Tabuni mengatakan PT. Freeport Indonesia telah bersedia buka akses jalan mulai dari areal tambang menuju Intan Jaya dan Puncak.
Pasalnya dua kabupaten ini belum memiliki jalan tembus yang menghubungkan daerah satu dengan lainnya.  "Dalam kunjungan menteri beberapa waktu lalu, Menteri ESDM sudah meminta pihak Freeport untuk membuka akses jalan, dan pihak Freeport bersedia melakukannya," kata Bupati Kabupaten Intan Jaya, Natalis Tabuni kepada wartawan, belum lama ini.
Blok B areal (Wagu) pertambangan Freeport ini ada di Intan Jaya, namun setelah 10 tahun eksplorasinya sudah berakhir, dimana hasil kajiannya masih di tunggu. "Menurut Presiden Freeport yang lama, itu akan dilimpahkan ke Pemerintah Pusat nanti selanjutnya pusat akan dilelang umum atau diserahkan ke pemerintah provinsi atau kabupaten, ini belum jelas. Kalau lelang umum berarti Internasional, jadi siapapun yang menang dia akan datang," ucapnya.
Namun yang harus diketahui, wilayah tersebut adalah areal pemukiman masyarakat dan jelas tidak mudah seperti yang di pikirkan, apalagi kalau ingin beroperasi di areal ini.
"Soal berapa banyak hasil tambang, kami belum dapat dokumen. Jadi kami juga belum pasti tahu. Namun informasi yang kami tahu lewat lisan, kandungan emas murni yang ada cukup menjanjikan," kata Natalis.
Kalau bicara soal kekayaan alam, hampir semua distrik yang ada di Intan Jaya itu ada kandungan emasnya, karena itu bisa dilihat dari aktifitas masyarakat yang dimana saja bisa mendulang, namun untuk kerjasama dengan perusahaan perusahaan besar belum kami lakukan.
"Selama ini masyarakat mendulang secara tradisional, dan itu dilakukan dimana saja," ucapnya.
Sebelumnya. Gubernur Provinsi Papua mengatakan untuk membuka keterisolasian di wilayah paling Timur di Indoneia ini, dirinya akan meminta tambahan dana infrastruktur ke Pemerintah Pusat. (Bams)

Dibaca 1049 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX