42 Sekolah di Papua Siapkan UN CBT | Pasific Pos.com

| 23 August, 2019 |

42 Sekolah di Papua Siapkan UN CBT

Headline Penulis  Rabu, 03 Februari 2016 23:11 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua, Elias Wonda

 

JAYAPURA,- Ujian Nasional (UN) 2016 dengan computer based test (CBT) atau tes berbasis komputer bakal diikuti 42 sekolah di Provinsi Papua. Jumlah itu melonjak drastis dibandingkan UN 2015.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua, Elias Wonda mengatakan, Jumlah tersebut meningkat tiga kali lipat dibanding tahun ajaran sebelumnya yang hanya diselenggarakan 10 lembaga pendidikan.
“Tahun ini UN di Papua akan digelar pada 42 sekolah yang tersebar di 8 kabupaten. Papua secara nasional berada di urutan enam dari segi banyaknya lembaga penyelenggara,” jelasnya.
Sementara delapan kabupaten/kota tersebut, yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Mimika, Nabire, Biak, Kepulauan Yapen, Merauke dan Keerom. Dengan perincian 12 lembaga SMA (2507 siswa), 18 SMK (3357 siswa) dan 12 SMP (1407 siswa).
“Total ada 42 sekolah dengan Total jumlah peserta UN sebanyak 6.271, Sementara tahun lalu jumlah peserta UN CBT 5.270 siswa,” urainya.
Sementara untuk lembaga penyelenggara di delapan wilayah ini bervariasi. Kota Jayapura lima SMP, enam SMA dan sembilan SMK. Kabupaten Jayapura, empat SMP, tiga SMA dan dua SMK. Mimika empat SMP dan satu SMK, Nabire tiga SMA  dan satu SMK, Biak satu SMA dan dua SMK, Yapen satu SMA dan satu SMK, serta Merauke dan Keerom masing-masing satu SMK,” ucap dia.
Disinggung soal ketersediaan perangkat pendukung, Elia Wonda mengatakan dalam waktu dekat akan ada tim yang dari pusat dan provinsi untuk melakukan pengecekan kesiapan di sekolah-sekolah yang akan menggelar UN berbasis komputer.
“Pada prinsipnya untuk perangkat sudah siap. Sebab lembaga penyelenggara sekolah ini yang mengajukan ke kami. Tapi nanti yang kurang-kurangnya akan dilengkapi sebab nanti ada tim yang turun untuk melakukan pengecekan ke kabupaten/kota,” tandasnya.
Sementara ditanya mengenai jumlah keseluruhan sekolah dan siswa yang bakal mengikuti UN di Papua, Elias mengatakan datanya baru dapat dirilis paling lambat pekan depan. (Bams)

Dibaca 524 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.