Anggota TPN/OPM Diajak Jalan – jalan ke Jakarta | Pasific Pos.com

| 18 August, 2019 |

Anggota TPN/OPM Diajak Jalan – jalan ke Jakarta

Headline Penulis  Rabu, 27 Januari 2016 18:36 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)



Jayapura,- Bupati Puncak Jaya, Henock Ibo berencana mengajak jalan – jalan sepuluh anggota TPN/OPM yang telah menyatakan diri kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi. Sepuluh anggota TPN/OPM yang beroperasi diwilayah Tingginambut ini merupakan anak buah Goliat Tabuni.

 “Jangankan ke Jakarta, di Kota Jayapura saja mereka tidak pernah menginjakkan kakinya. Namun kami berjanji untuk membawa mereka melihat Ibu Kota Negara Indonesia, agar dapat melihat kemajuan di ibukota,” kata Henock Ibo disela-sela pertemuan dengan Wakapolda Papua, Brigjen (Pol) Rudolf Albert Rodja, Selasa (26/1).
Menurut Henock Ibo, dari 10 orang tersebut, terdapat pengawal Goliat Tabuni yang memiliki jabatan Pleton TPN/OPM diwilayah Tingginambut. Mereka yakni Teranus Enumbo dan Melodi Wonda.
 “Semenjak saya dilantik sebagai Bupati Puncak Jaya 8 Desember 2012 lalu, saya memang kerap melakukan pendekatan terhadap kelompok bersebrangan dengan NKRI,” akunya.
Teranus dan Melodi, katanya, memiliki peran yang sangat besar dalam membantu dan melindungi Goliat Tabuni, pimpinan TPN/OPM di Puncak Jaya, dari segala macam ancaman yang datang.
 “Saat ini yang terpenting pengawal Goliat Tabuni sudah kembali ke pangkuan NKRI. Untuk Goliat Tabuni, saya pikir tinggal menunggu waktu saja, karena kami selama ini memiliki hubungan yang baik dengan Goliat,” katanya.
Ia pun menceritakan kisah 10 anggota TPN/OPM ini yang memutuskan kembali ke NKRI melalui Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya. Mereka juga mengaku menyesal telah berjuang dengan Goliat Tabuni selama ini.
 “Awalnya mereka mendapat bukti foto, bahwa istri dan anak Goliat Tabuni berada di rumah saya, artinya mereka mengetahui bahwa Goliat telah komunikasi dengan pemerintah. Lalu mereka tanyakan kebenarannya kepada saya, dan memutuskan tak berjuang lagi,” kata Henock.
Sementara itu, Wakapolda Papua Brigjen (Pol) Rudolf Albert Rodja mengatakan, kepolisian akan bekerja secara sistematis untuk merangkul kelompok Goliat Tabuni. “Kita telah menghimbau kepada saudara – saudara kita yang masih diatas, untuk melihat saudara-saudara yang sudah kembali pangkuan NKRI,” tuturnya.
Menurut Rudolf, saat ini sudah sekitar 500 orang telah kembali ke pangkuan NKRI, sejak tahun 2012 . Mereka juga telah mendapatkan pekerjaan yang layak dan tidak melakukan tindakan criminal lagi.
Pihaknya sangat mengharapkan pengikut Goliat Tabuni yang memutuskan bergabung dengan NKRI, agar berbaur dengan masyarakat sipil lainnya. Ia juga mengingatkan agar tak kembali melakukan tindak kekerasan di tanah Papua, sebab pertumpahan darah tidak akan bisa menyelesaikan permasalahan.
Sementara untuk kelompok Sinak, Polda Papua menyatakan akan melakukan penegakan hukum. Bahkan beberapa diantaranya telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
 “Sudah ada yang dijadikan DPO. Nanti kita sampaikan kepada bapak Kapolda, kira-kira langkah apa yang akan menjadi petunjuk. Namun kalau mereka mau bergabung, TNI Polri akan mendukung prosesnya,” katanya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh media ini, 10 anggota TPN/OPM ini ingin menyampaikan secara langsung kepada Presiden RI Jokowi bahwa kelompok TPN/OPM menyambut baik rencana kunjungan Presiden ke Puncak Jaya yang diagendakan dilaksanakan April 2016 mendatang.
Mereka juga ingin melihat secara langsung kebenaran tentang keberadaan Markas Pusat TPN/OPM di Jakarta yang selama ini digembar gemborkan oleh pihak tidak bertanggung jawab. (Syaiful)

Dibaca 1336 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.