Jotos Pimpinan Sidang Kongres KNPI, Anggota OKP Ditahan | Pasific Pos.com

| 25 May, 2019 |

Jotos Pimpinan Sidang Kongres KNPI, Anggota OKP Ditahan

Headline Penulis  Sabtu, 28 Februari 2015 20:11 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Susana Kongres Pemuda KNPI XIV Paska Pemukulan oleh Salah Satu OKP.

Jayapura,- Penyelenggaraan Kongres Pemuda Komite Nasional Pemuda Indonesia XIV hari ke-tiga yang digelar di Gedung Olahraga Cenderawasih sempat diwarnai kericuhan. Pimpinan sidang Kongres, Achmad Suhawi (39) dijotos oleh salah satu anggota OKP Persaudaraan Rakyat Nusantara, Tri Desviadi Wiratama, Kamis (26/2) tengah malam.
Sontak pemukulan itu sempat menyebabkan para peserta Kongres KNPI XIV panic dan berhamburan. Sementara Achmad Suhawi yang mengalami luka memar dan bengkak pada dahi serta luka dibibir langsung diamankan dan kemudian dibawa ke Rumah Sakit Dok II Jayapura.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Patrige saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. Kasus ini, sambungnya, telah ditindaklanjuti oleh Direktorat Reskrim Umum Polda Papua, dengan menahan pelaku pemukulan.
“Kejadiannya tadi malam dan sudah langsung dilaporkan oleh korban. Terlapor sendiri sudah kami tahan dan atas perbuatannya dia dikenai pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman pidana 2 tahun 8 bulan penjara,” jelas Patrige, Jum’at (27/2).
Pemukulan itu, ungkap Patrige, terjadi ketika korban tengah memimpin sidang Kongres KNPI XIV di GOR Cenderawasih, bersama pimpinan sidang lainnya pukul 23.30 WIT. Tiba-tiba, salah satu peserta Kongres memukul korban dari belakang.
“Pemukulan itu sempat dilerai oleh peserta Kongres lainnya, kemudian terlapor ini diamankan keluar dari ruang Kongres KNPI. Sedangkan korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Dok II Jayapura,” terang Patrige.
Dari hasil pemeriksaan, ungkap Patrige, korban mengaku dipukul tiga kali oleh terlapor. Dia juga mengaku tidak tahu alasan terlapor melakukan pemukulan terhadapnya. “Korban mengaku tidak ada permasalahan sebelumnya dengan terlapor, ini yang akan kami telusuri dengan memintai keterangan terlapor,” kata Patrige. (Syaiful)

Dibaca 311 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.