Gubernur: Wilayah Selatan Papua Rawan Kebakaran | Pasific Pos.com

| 21 May, 2019 |

Gubernur: Wilayah Selatan Papua Rawan Kebakaran

Headline Penulis  Selasa, 19 Januari 2016 11:14 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Presiden Joko Widodo memberikan arahan kepada Gubernur Papua Lukas Enembe dan para gubernur lainnya usai Rapat Koordinasi Nasional Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2016 di Istana Negara Jakarta, Senin kemarin.

 

JAKARTA,- Gubernur Papua Lukas Enembe, SIP.MH, mendadak dipanggil Presiden Joko Widodo (Jokowi) guna membahas pencegahan kebakaran hutan dan lahan tahun 2016, di Istana Negara Jakarta, Senin kemarin.

Presiden memimpin Rapat Koordinasi Nasional Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2016 yang dihadiri para pemangku kepentingan dari berbagai wilayah di Indonesia.
Gubernur Papua Lukas Enembe usai mengikuti Rakor kepada wartawan mengatakan, arahan bapak Presiden sudah jelas, pemerintah di daerah pada dasarnya mencegah dan waspada lebih dini untuk masalah kebakaran hutan dan lahan.
Dengan demikian, kejadian kebakaran lahan yang terjadi tahun 2015, tidak terjadi kembali di tahun 2016. Bahkan, Presiden memerintakan kepada pemerintah daerah untuk menyediakan anggaran. Jadi, anggaran dari APBN tidak ada, tapi kita bagaimana menyediakan di APBD nanti,” katanya.
Presiden juga telah membicarakan dengan Panglima TNI dan Kapolri untuk menerapkan sistem "reward and punishment" dalam pelaksanaannya di lapangan.
Ditanya soal dukungan Pemda kepada TNI/Polri agar bisa bekerja, Gubernur tegaskan, Pemda hanya akan membeck up. Jika ada kebutuhan dan diajukan oleh TNI/Polri, tentu pemerintah akan membantu. “Kalau kita di Papua biasa lakukan, ini bukan sesuatu yang baru,’’ katanya.
Disampaikannya, di Papua sendiri, lokasi lahan sudah jelas, sekarang  pemerintah punya tugas mendeteksi dini dan bagaimana pencegahannya agar ketika terjadi kebakaran tidak meluas. “Wilayah kita yang sangat berbahaya itu di wilayah selatan (Merauke-red) dan sekitarnya,’’tuturnya.
Diketahui, kebakaran lahan di Wilayah Papua tahun lalu dikepung seratus lebih titik api akibat pembukaan lahan di beberapa kabupaten di Papua.
Kepala Badan Meteorologi, Klimatiologi dan Geofisika wilayah V Jayapura, Zem Padamma beberapa waktu lalu mengatakan, titik api yang paling banyak berada di wilayah Papua bagian selatan, yakni Kabupaten Merauke dan Mappi.
Selain itu, di Papua bagian selatan lain juga terdapat 13 titik api Kabupaten Dogiyai.  Di wilayah pegunungan tengah ada dua titik api yakni di Maima, Kabupaten Jayawijaya dan Malagaineri di Kabupaten Lanny Jaya. (Bams)

Dibaca 466 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.