Ada Pembiaran Terhadap Kasus Penembakan Di Yapen | Pasific Pos.com

| 20 May, 2019 |

Ada Pembiaran Terhadap Kasus Penembakan Di Yapen

Headline Penulis  Jumat, 15 Januari 2016 10:03 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

SERUI, Kasus penembakan masyarakat sipil yang terjadi dibeberapa wilayah di Kabupaten Kepulauan Yapen termasuk di kampung Wanampompi distrik Angkaisera, belum ditangani secara baik hingga pengungkapan motif dari kasus tersebut.

Sehingga, terkesan adanya pembiaran dalam penanganan kasus-kasus dimaksud. Demikian disampaikan Ketua II Dewan Adat Yapen Ruben Arebo, SH kepada Pasific Pos, Kamis kemarin.
Dikatakan, penanganan kasus penembakan menjadi tanggung jawab pemerintah daerah dan DPRD. Namun, kenyataan dilapangan, kasus tersebut seakan dibiarkan. “Saya sesalkan sikap pemerintah daerah dan DPRD yang acuh dalam menangani kasus penembakan yang terjadi di kampung Wanampompi,” ucapnya
Ditambahkannya, kasus penembakan yang terjadi di Kabupaten Kepulauan Yapen harus ditanganin secara baik hingga tuntas. Pemerintah Daerah dan DPRD Yapen diminta tegas dalam menangani kasus dimaksud, karena penembakan yang terjadi bukan saja menyusahkan masyarakat, namun menelan korban jiwa. Jika dikaji secara baik menyalahi aturan serta terjadi pelanggaran HAM. Karena yang menjadi korban adalah manusia yang dilindungi oleh Undang-undang. Penembakan bukan hanya terjadi sekali, namun sudah berulang kali sehingga yang menjadi korban adalah masyarakat sipil.
Lanjut Arebo, dengan adanya masalah penembakan, maka setidaknya DPRD Yapen membentuk tim Panitia khusus (Pansus) guna penanganan kasus tersebut. LSM dan KOMNAS HAM juga diminta untuk tegas dalam menangani kasus penembakan hingga tuntas sekaligus melakukan investigasi yang jelas.”tegasnya
Untuk kasus penembakan di Yapen, harus ada investigasi secara baik serta melakukan pendekatan persuasive dari pemerintah daerah kepada masyarakat secara umum, karena dari kejadian tersebut sebagian masyarakat masih trauma dan membutuhkan pelayanan dari pemerintah daerah” jelasnya. (Seo)

Dibaca 661 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX