Camp CV Pertama Bupan Diserang OTK | Pasific Pos.com

| 19 May, 2019 |

Camp CV Pertama Bupan Diserang OTK

Headline Penulis  Senin, 11 Januari 2016 09:02 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Kabid Humas Polda Papua, Komisaris Besar Patrige

 

Sempat Hilang, Tiga Buruh Bangunan Selamat

Jayapura,- Camp CV Pertama Bupan di Mambramo Raya diserang oleh Orang Tak Dikenal (OTK). Karyawan CV Pertama Bupan yang sempat hilang, akhirnya ditemukan, Sabtu kemarin.

Dari data lapangan diperoleh, Jumat (8/1) sore pukul 18.00 WIT bertempat di Kampung Anggreso Kabupaten Mamberamo Raya di camp CV Pertama Bupan telah terjadi  penyerangan yang dilakukan oleh OTK.
OTK   berjumlah  10 orang yang bersenjatakan panah menyerang karyawan yang sedang melaksanakan pembangunan rumah masyarakat. Saat itu magrib, OTK dengan tiba tiba masuk ke lokasi pembangunan rumah masyarakat (camp) dan mengejar karyawan dengan menggunakan panah.
Saat itu karyawan atas nama Hendrik Toupa dan Yosep Padang berhasil meloloskan diri dan melaporkan kejadian kepada Polres Mamberamo Raya. Tak lama kemudian, anggota TNI gabungan dari Yonif 751 dan Satgas yang dipimpin oleh Danpos Satgas, Lettu Inf Singgih Ardi Kuncoro melakukan pencarian.
Kabid Humas Polda Papua, Komisaris Besar Patrige kepada wartawan menegaskan, ketiga buruh bangunan ini ditemukan saat bersembunyi di hutan.
“Saat pencarian, aparat dibantu para buruh bangunan lainnya, dan ketika pencarian dengan meneriaki nama mereka, ketiganya keluar dari persembunyiannya,” terang Patrige, Sabtu (9/1).
Tiga buruh bangunan itu ditemukan, Sabtu (9/1) lalu di hutan Mamberamo Raya. Mereka masing-masing bernama Jeger (30), Hamsi (50) dan dan Samke Langda (55).
Saat ditemukan, terang Patrige, ketiga buruh bangunan tersebut tak mengalami satu pun luka. Sementara di lokasi kamp CV.Bupal Pratama ditemukan panah dalam kondisi tertancap. “Situasi aman, namun masyarakat tampak lebih waspada,” katanya.
Paska kejadian ini, Patrige menambahkan Wakapolda Brigjen (Pol) Rudolf Albert Rodja telah memimpin rapat bersama sejumlah pejabat utama. Pihaknya mengharapkan peristiwa ini tak terulang kembali dikemudian hari. (Fani/Syaiful)

Dibaca 610 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX