Aparat Keamanan Tutup Jalur Akses ke PNG | Pasific Pos.com

| 24 May, 2019 |

Aparat Keamanan Tutup Jalur Akses ke PNG

Headline Penulis  Senin, 11 Januari 2016 09:00 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Kapolda Papua, Irjen (Pol) Paulus Waterpauw

 

Jayapura,-  Kepolisian Daerah Papua telah menutup sejumlah jalur tikus yang kerap digunakan sebagai akses untuk menyeberangi wilayah Perbatasan RI - Papua Nugini oleh masyarakat. Dua jalur diantaranya, berada di kawasan Koya Koso dan Tanggul Jembatan Tami, Distrik Muara Tami.  

Penutupan jalur tersebut, kata Kapolda Papua, Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw, telah dilakukan Polri sejak Jum’at (8/1) malam, dengan bekerjasama TNI.
”Jalur tersebut telah ditutup tadi malam oleh Polri dengan bekerjasama dengan TNI. Mereka membantu kita disepanjang jalan Skow, sebelum saya pulang dari Perbatasan pukul 20.00 WIT, mereka masih disitu,”  kata Waterpauw disela-sela Perayaan Natal Polda Papua di Gor Cenderawasih Jayapura, Sabtu (9/1).
Menurut Kapolda, wilayah Tanggul Jembatan Tami yang terletak dikawasan Koya ini, merupakan salah satu jalur menyeberangi Perbatasan RI-PNG. Dimana sebelum tiba ke Perbatasan, para Narapidana ini dikhawatirkan mengambil jalur alternative.
 “Untuk lokasi di Tanggul Jembatan, memang jalur tersebut biasa dilintasi untuk menyeberang ke wilayah Perbatasan. Jalur ini sudah ditutup oleh Brimob, dan yang lain melakukan rasia-rasia maupun pengejaran. Sebenarnya cukup meletihkan, tapi anggota punya semangat yang luar biasa,” tuturnya.
Dalam rangka pengejaran 13 Narapidana ini, Kapolda mengklaim belum ada permintaan resmi dari pihak Lapas Klas II A Abepura. “Ingat, pengejaran ini belum ada permintaan resmi, pihak Lapas belum menyurat kepada Polda maupun Kepolisian setempat. Tapi kami berinisiatif membantu,” tegasnya.
Sementara itu, terkait informasi sudah tertangkapnya satu Narapidana Lapas Abepura, Kapolda pun menyatakan belum menerima laporan tersebut. “Saya belum dilaporin, mungkin karena saya ikut kegiatan ini. Tapi pengejaran terus dilakukan dan sampai saat ini Tim sudah sangat fokus,” imbuhnya. (Syaiful)

Dibaca 414 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.