Dua Anggota Ja’far Umar Thalib Ditangkap | Pasific Pos.com

| 20 May, 2019 |

Dua Anggota Ja’far Umar Thalib Ditangkap

Headline Penulis  Rabu, 06 Januari 2016 17:56 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Penjabat Bupati Kabupaten Keerom, Doren Wakerkwa

 

Hari ini, Bupati Keerom Kumpul TNI/Polri, Tokoh Agama dan Elemen Masyarakat

Keerom,- Masyarakat di Distrik Senggi, Kabupaten Keerom menangkap dua anggota kelompok Ja’far Umar Thalib. Keduanya ditangkap dengan bom rakitan terpasang di badan.

"Mereka ditangkap dilengkapi dengan bom rakitan, kepala distrik dan masyarakat setempat langsung mengusir keduanya keluar dari distrik Senggi," kata Penjabat Bupati Kabupaten Keerom, Doren Wakerkwa kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (5/01) kemarin.
Mengantisipasi kelompok tersebut, Kata Doren, Pemerintah Kabupaten Keerom, TNI/Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, kepala kampung, kepala distrik dan elemen masyarakat lainnya akan melakukan pertemuan hari ini (Rabu-red) di Kantor Bupati Keerom.
‘’Hari ini kita lakukan pertemuan besar-besaran dan nyatakan sikap menolak kelompok Ja’far Umar Thalib di Kabupaten Keerom dan Tanah Papua,’’ katanya.
Menurutnya, dalam apel gabungan Senin kemarin, pihaknya sudah memerintahkan TNI/Polri untuk melacak keberadaan kelompok garis keras tersebut. “Kami tidak akan membiarkan mereka melakukan kegiatan di Keerom,’’ ujar Doren Wakerkwa.
Dari informasi yang didapat oleh Bupati Doren Wakerkwa, kelompok Ja’far Umar Thalib ingin membeli tanah 200 hektar. Oleh karena itu, saya himbau kepada semua orang asli Papua yang miliki tanah untuk tidak menjual tanah kepada kelompok itu. Bahkan, jika ada kelompok yang ingin membangun mesjid atau mushola harus sesuai prosedur, harus ini Kepala Kampung, Kepala Distrik dan Bupati.
“Saya himbau kepada rakyat keerom, waspada, kelompok Ja’far Umar Thalib ingin mengajar dokrin yang salah, dan ingin mengacaukan papua, padahal kita di sini sudah membangun komunikasi yang baik antar agama di Papua,’’ imbaunya. (Bams)

Dibaca 2228 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.