FKUB Sayangkan Insiden Penyerangan Polsek Sinak | Pasific Pos.com

| 18 November, 2019 |

FKUB Sayangkan Insiden Penyerangan Polsek Sinak

Headline Penulis  Selasa, 29 Desember 2015 20:26 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Ketua FKUB Papua, Pendeta Lipius Biniluk

 

Jayapura,- Ketua Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKUB) Provinsi Papua, Pendeta Lipius Biniluk menyesalkan penyerangan Polsek Sinak, Kabupaten Puncak oleh Kelompok Sipil Bersenjata yang menewaskan tiga anggota Polri.

Lipius pun mengaku kecewa dengan tindakan tersebut yang dilakukan dalam suasana Natal di Papua. “Kami sangat sayangkan dan kecewa ada pertumpahan darah dalam suasana Natal. Kami harap pihak keamanan segera mencari dan menangkap pelaku sebenarnya yang melakukan penyerangan  tersebut,” katanya, saat dihubungi media, Senin (28/12).
Seharusnya, sambung Lipius, jika menginginkan sesuatu dilakukan dengan cara duduk bersama dan berbicara untuk mencari solusi yang baik, bukan menghilangkan nyawa orang.  FKUB meminta peristiwa ini tak terulang kembali.
“di bulan yang suci ini tidak boleh ada pertumpahan darah.  Nyawa itu diberikan Tuhan dan tidak boleh manusia mengambil tanpa seijin Tuhan,” katanya.
FKUB juga meminta kepada para pelaku untuk mengembalikan senjata aparat yang dirampas, karena bukan hak miliknya.  “Kalau mengambil barang bukan miliknya itu namanya mencuri dan itu tidak dibenarkan dalam ajaran,” tegasnya.
Selain itu, FKUB juga menghimbau kepada gereja –gereja di Sinak agar melakukan kordinasi dengan kelompok tersebut, agar tidak kembali terjadi pertumpahan darah. Pihaknya meminta  para tokoh –tokoh untuk mengajari umatnya dengan Firman Tuhan yang lebih mendalam.
“Mereka (para tokoh) harus ada yang turun melakukan kordinasi dan konsulidasi agar tidak ada lagi penembakan. Sebab menghilangkan nyawa orang itu dosa, sehingga pihak gereja di wilayah itu harus benar –benar mengajarkan firman Tuhan kepada masyarakat,” pintanya. (Syaiful)

Dibaca 618 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.