Buruh Sawit Keerom Tewas Ditembak Oknum TNI | Pasific Pos.com

| 23 August, 2019 |

Buruh Sawit Keerom Tewas Ditembak Oknum TNI

Headline Penulis  Selasa, 22 Desember 2015 12:05 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Patrige.

 

Jayapura,- Seorang buruh kontrak dari PT. Tandan Sawita Papua bernama Marfel Duga (24) tewas ditembak  oknum anggota Satgas Pamtas Yonif 411/Raider di Kebun 5 Raflesia, Distrik Arso Timur, Kabuapten Keerom, Minggu (20/12) tengah malam.  Marfel Duga dinyatakan tewas akibat luka tembak pada paha kiri.

Berdasarkan data yang diperoleh media ini, penembakan itu bermula ketika korban datang dari Sentani menuju barak milik Perusahaan PT.Tandan Sawita Papua di Kebun 5 Raflesia, Sabtu (19/12). Korban kembali ke Perusahaan, karena mendengar Perusahaan telah membagi uang THR pada hari Jumat, pada 18 Desember 2015.
Minggu, (20/12) sekitar pukul 16.30 WIT, Saksi Ely melihat korban bersama Darius Duga tengah duduk sambil mengkonsumsi minuman keras di barak Kebun 5 Raflesia. Malam harinya, korban yang dipengaruhi minuman keras mulai membuat keributan, karena tidak terima, uang THR belum dibayar dari Perusahaan.
Satu jam kemudian, tepatnya pukul 23.00 WIT, korban yang dipengaruhi minuman keras mendatangi kantor Kebun 5 Raflesia dan melakukan pelemparan kaca kantor menggunakan batu. Disaat bersamaan, anggota pengamanan  yang diduga Anggota TNI dari Satgas Pamtas Yonif 411/ Raider mencoba menenangkan korban.  
Dari informasi, korban malah melawan anggota Satgas Yonif 411/Raider, hingga berbuntut penembakan. Penembakan itu pun diketahui oleh saksi Ely Tabuni yang mengaku mendengar 2 kali suara tembakan dari arah kantor.
Pasca kejadian, korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Kwaingga, namun nyawanya tak tertolong, karena diduga kehabisan darah. Informasi terakhir yang diterima, Senin (21/12) jenazah korban masih disemayamkan di kamar jenazah RS Kwaingga Arso Swakarsa menunggu proses lanjut.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Patrige membenarkan adanya dugaan penembakan terhadap karyawan PT.Tandan Sawita Papua di Distrik Arso Timur. “Memang benar ada informasi itu dan sekarang masih didalami,” kata Patrige, Senin (21/12).
Patrige menegaskan saa ini Tim Satreskrim Polres Keerom tengah menuju ke lokasi penembakan di Kantor Barak Kebun 5 Raflesia milik PT.Tandan Sawita Papua. Sementara jenazah korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara guna proses otopsi. “Pihak keluarga saat ini menunggu hasil investigasi,” imbuhnya. (Syaiful)

Dibaca 929 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.