Freddy-Sularso Menangi Pilkada Merauke | Pasific Pos.com

| 26 May, 2019 |

Freddy-Sularso Menangi Pilkada Merauke

Headline Penulis  Jumat, 18 Desember 2015 01:18 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

MERAUKE,- Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Merauke Nomor Urut 1, Frederikus Gebze,SE,M.Si dan Sularso,SE dipastikan memenangani Pilkada Kabupaten Merauke Tahun 2015.

Berdasarkan hasil pleno rekapitulasi penghitungan perolehan suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Merauke, Kamis (17/12) di Gedung Bellafiesta, pasangan Freddy-Sularso memperoleh 60.643 suara atau 60,5 persen dan unggul di 15 distrik dari 20 distrik yang ada di Kabupaten Merauke.
Sedangkan pasangan calon nomor urut 2, Drs. Romanus Mbaraka,MT dan Sugiyanto,SH,MM hanya memperoleh dukungan 39.591 suara atau 39,5 persen dan unggul di lima distrik.
Sesuai data yang ditetapkan KPU bahwa partisipasi pemilih dalam Pilkada kali ini adalah 63 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 158.755 dan tersebar di 446 Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Kemudian, untuk suara sah sebanyak 100.234 dan yang tidak memilih dan tidak sah sebanyak 58.521.
Ketua KPU Kabupaten Merauke, Antonius Kaize, dalam sambutannya ketika menutup rapat pleno mengatakan data yang telah ditetapkan oleh KPU merupakan data yang resmi dan memiliki dasar hukum. “Ini adalah hasil final yang sudah ditetapkan oleh KPU,”tegas Anton.
Menurut Anton, dengan berakhirnya rapat pleno ini maka berakhir sudah semua tahapan Pilkada di Kabupaten Merauke. Karena itu, pihaknya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi menyukseskan pelaksanaan Pilkada, baik unsur penyelenggara Pemilu, Panwaslu, Polri, TNI serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi.
“Pemilu kali ini berlangsuing jauh lebih baik, dibandingkan dengan Pemilu-Pemilu sebelumnya. Selanjutnya, hasil ini akan kita laporkan ke KPU provinsi, KPU RI dan kita akan tunggu petunjuk selanjutnya,”tukasnya.  
Ketika dikonfirmasi wartawan terkait dengan walkoutnya saksi dari pasangan calon nomor urut dua, Anto mengatakan bahwa itu adalah hak seseorang dan bagian dari dinamika proses demokrasi.
Selain itu, saksi tersebut juga sudah mengisi formulir keberatan dan itu juga telah diatur di dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU). “Ini adalah bagian dari proses, dan setelah ini masih ada ruang di peradilan demokrasi (MK,red),”tukas Anton.
Sementara itu, Kapolres Merauke AKBP Sri Satyatama, SIK kepada wartawan di sela-sela pengamanan rapat pleno KPU mengatakan untuk pengamanan rapat pleno itu sudah sesuai rencana pengamanan yang telah disusun dengan melibatkan personil Polres, Brimob dan TNI. Selain di lokasi rapat pleno, pengamanan juga dilakukan di Kantor KPU, Kantor Panwaslu, gudang KPU serta objek-objek vital di Kota Merauke.
“Ini (pengamanan) tidak berlebihan, memang seperti itu sesuai rencana pengamanan kita. Yang jelas, kami melaksanakan pengamanan secara optimal. Alhamdulillah, sejak pencoblosan kemarin sampai hari ini situasi Merauke masih tetap aman dan kondusif,”ujar Kapolres. (Suyatmadi)

Dibaca 893 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.