Kapolda Sarankan Pelanggaran Pilkada Dilaporkan ke Sentra Gakumdu | Pasific Pos.com

| 16 July, 2019 |

Kapolda Sarankan Pelanggaran Pilkada Dilaporkan ke Sentra Gakumdu

Headline Penulis  Rabu, 16 Desember 2015 09:14 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Kepala Kepolisian Daerah Papua, Inspektur Jenderal Polisi Paulus Waterpauw

 

Jayapura,- Kepala Kepolisian Daerah Papua, Inspektur Jenderal Polisi Paulus Waterpauw menyarankan agar berbagai pelanggaran dalam Pilkada serentak yang terjadi pada 9 Desember 2015 lalu dapat segera dilaporkan melalui Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) untuk diproses.

“Kami menyarankan ketika ada pelanggaran pemilukada harus melalui Sentra Gakumdu untuk dianalisis. Artinya, jika pidana, Bawaslu melaporkan untuk diproses hukum, maka kita akan proses hukum,” tegas Kapolda Waterpauw saat ditemui wartawan, Selasa (15/12).
Menurutnya, salah satu pelanggaran Pilkada serentak yang akan digiring pada proses pidana, adalah kasus pencurian surat suara di Kabupaten Yalimo.  Dalam kasus itu, Bawaslu Papua pun merekomendasikan pemungutan suara ulang pad Rabu (16/11) hari ini.
“Ada beberapa pelanggaran seperti di Apisili Kabupaten Yalimo, yang mana salah satu tim sukses memaksa kehendak untuk melakukan pencolosan. Pelanggaran itu rencananya akan dilakukan pemungutan suara ulang pada 16 Desember besok. Logistiknya sudah dicetak kembali,” katanya.
Demikian juga pelanggaran Pilkada di beberapa distrik di Kabupaten Asmat yang menggunakan system Noken, jelas Kapolda, penyelenggara Pemilu tengah mengambil langkah untuk melakukan pemungutan suara ulang.
Kapolda memandang, adanya upaya-upaya dari berbagai pihak untuk mengambil peluang kesempatan dalam kesempitan di pelaksanaan Pilkada serentak.  Namun peluang-peluang tersebut telah dipantau oleh penyelenggara Pemilu secara jeli, taat dan sesuai prinsip mereka. “Pelenggara Pemilu sudah lakukan tugas mereka secara baik,” tuturnya.
Disinggung atensi kerawanan yang perlu diantisipasi, Kapolda berpendapat perlunya antisipasi dalam pemilihan ulang di Kabupaten Yalimo dan Kabupaten Asmat.  “Pasukan sudah kita tambah, seperti di Asmat dan Yalimo, termasuk di Kabupaten Nabire. Di Nabire ada Wakapolda dan beberapa pejabat untuk mengantisipasi adanya gangguan disana,” paparnya. (Syaiful)

Dibaca 450 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX