Fraksi Gerindra Kritik Rancangan KUA PPAS | Pasific Pos.com

| 25 August, 2019 |

Fraksi Gerindra Kritik Rancangan KUA PPAS

Headline Penulis  Selasa, 15 Desember 2015 11:00 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)
Ketua Fraksi Gerindra DPR Papua Radius Simbolon
Ketua Fraksi Gerindra DPR Papua Radius Simbolon

 

Radius : “Sejumlah Penggunaan Anggaran Dianggap Tak Tepat Sasaran”

Jayapura,- Ketua Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) DPR Papua, Radius Simbolon mengkiritik rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (PPAS) yang disampaikan oleh Pemerintah Provinsi Papua.

Selain sempitnya waktu untuk membedah KUA PPAS. Fraksi Gerindra pun menemukan banyak penggunaan anggaran yang dianggap anomali atau perlu dirasionalisasi. Dimana dari sekitar Rp 238 Miliar yang diteliti, terdapat penggunaan anggaran yang tidak tepat sasaran, sesuai dengan Visi Misi Gubernur Papua Lukas Enembe.
Menurut pengamatan Fraksi Gerindra, beber Radius, penggunaan anggaran lebih banyak pada sektor infrastruktur, sedangkan sektor pendidikan, kesehatan dan perekonomian sangat kecil. Padahal yang dianggap tersebut sangat mendukung Visi Misi Gubernur Papua kedepannya.
 “Nah ini yang perlu dikaji ulang untuk disampaikan kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah untuk dilakukan rasionalisasi,” kata Radius saat ditemui dirua Ruang Fraksi Gerindra DPR Papua, Senin (14/12).
Seharusnya, kata Radius, sektor pendidikan, kesehatan dan perekonomian diperkuat anggarannya, karena sektor tersebut bakal mendukung Visi Misi Gubernur Papua Lukas Enembe dalam massa jabatan kedepannya.
“Contohnya sektor kesehatan, terkait kematian massal di Kabupaten Nduga, Pemerintah harus berpikir bagaimana memvaksinasi bayi-bayi yang lahir, termasuk ibu hamil di Pedalaman, sehingga tidak ada lagi yang meninggal,” tuturnya.
Menurut Radius, anggaran yang diperuntukan bagi sektor pendidikan dan kesehatan pun tergolong kecil. Padahal idealnya, sektor pendidikan dan kesehatan harus dapat mencakup 40 persen dari total anggaran.
 “Untuk pendidikan sangat kecil, kami juga belum bisa memilah-milah berapa porsi anggaran untuk sektor pendidikan dan kesehatan maupun perekonomian. Maunya lebih besar diatas 40 persen lah untuk kesehatan, pendidikan dan perekonomian,” ujarnya.
Selain perlunya mengoptimalkan tiga sektor tersebut, sambung Radius, sektor pembangunan rumah rakyat juga tak kalah penting. Setidaknya, kata dia, setiap Kabupaten dapat dibangun 150 Perumahan Rakyat untuk menunjang hidup yang layak bagi masyarakat.
Radius menambahkan pihaknya akan bekerja lebih keras agar anggaran yang digunakan Pemerintah Papua dapat tepat sasaran.  “KUA PPAS ini diterima kami pada 7 Desember, terus terang waktu ini bagi kami dari Fraksi Gerindra sangat pendek dan terbatas untuk membedah rancangan KUA PPAS, tapi kami akan terus berupaya maksimal, supaya penggunaan anggaran kedepan tepat sasaran,” imbuh Radius. (Syaiful)

Dibaca 801 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.