Gubernur Minta Polri Selesaikan Kasus Paniai | Pasific Pos.com

| 26 August, 2019 |

Gubernur Minta Polri Selesaikan Kasus Paniai

Headline Penulis  Rabu, 25 Februari 2015 13:21 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Gubernur Papua Lukas  Enembe.

Jayapura,- Gubernur Papua Lukas  Enembe meminta kepada aparat penegak hukum untuk segera menyelesaikan kasus penembakan Paniai  pada awal bulan Desember tahun 2014 lalu, yang menyebabkan empat warga sipil tewas. 
Pasalnya hingga saat ini penyelesaian kasus tersebut terkesan molor.  Kata Gubernur kepada wartawan usai jamuan makan siang bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia H.Imam Nahrawi   di Café Rumah Laut -  Kota Jayapura,Selasa (24/2). 
"Iya sebenarnya ini kan persoalan yang sudah berbulan – bulan diekspose  oleh media. Seharusnya aparat keamanan dalam hal ini Polri harus segera menyelesaikan kasus Paniai,”tegasnya.
Sebab orang nomor satu di Papua ini mengaku sudah seringkali ditanya terkait kasus Paniai.  “Mau jawab seperti apa. Sebab saya menyelidiki kasus ini. Jadi kita minta kepada aparat penegak hokum, kalau memang sudah menemukan di lapangan. Tinggal menunjuk siapa yang tersangka dan diumumkan saja. Supaya masyarakat tidak bertanya – tanya,”tukasnya.  
Menurutnya kalau tidak diselesaikan secara tuntas dan digantung terus. Maka  kepercayaan masyarakat kepada penegak hokum dan juga pemerintah sendiri sudah luntur serta menjadi pertanyaan masyarakat. 
Ketika ditanya apakah Pemprov Papua sudah menurunkan Tim Pencari Fakta kasus Paniai. Gubernur Papua mengatakan Pemerintah Daerah, hingga saat ini tidak tau ada atau tidaknya Tim Pencari Fakta. Karena menurut pihaknya hal ini merupakan ranah dari aparat penegak hukum bukan pemerintah daerah.
Seperti diketahui pada tanggal 27 Desember 2014 lalu, Presiden Jokowi mengunjungi Papua menghadiri Natal bersama masyarakat Papua, Jokowi. Presiden Jokowi sendiri telah meminta kepada aparat keamanan agar segera tuntuaskan kasus Paniai sampai ke akar-akarnya,
Namun hingga kini dari pihak aparat keamanan, belum juga ada hasil yang konkrit. (Bams)

Dibaca 273 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.