Dandim 1709/yawa: Laksanakan Serbuan Teritorial Secara Persuasif | Pasific Pos.com

| 19 August, 2019 |

Dandim 1709/yawa: Laksanakan Serbuan Teritorial Secara Persuasif

Headline Penulis  Minggu, 06 Desember 2015 11:19 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)
Dandim 1709/Yawa, Letkol Inf Tamimi Hendra Kesuma .SH
Dandim 1709/Yawa, Letkol Inf Tamimi Hendra Kesuma .SH

 

Jayapura,- Sebagaimana yang diberitakan sebelumnya, bahwa pada 1 Desember 2015 yang lalu terjadi kontak tembak antara TPN/OPM wilayah Kabupaten Kepulauan Yapen dan Polres Kepulauan Yapen.

Dari kejadian tersebut menewaskan pimpinan TPN/OPM Erik Manitori, dan beberapa anggotanya yang terluka masih dirawat secara intensif di RSUD Kab. Kep. Yapen.
Dandim 1709/Yawa, Letkol Inf Tamimi Hendra Kesuma .SH, menyampaikan bahwa dirinya ingin sekali bertemu dengan para anggota TPN/OPM tersebut yang sedang dirawat di RSUD Kab. Kep. Yapen.
Untuk itu, Dandim 1709/Yawa menjenguk 8 orang anggota TPN/OPM yang selama ini berseberangan ideologi dengan negara, dengan tujuan ingin mendengar secara langsung apa yang menjadi aspirasi mereka.
Dandim mengatakan, ingin mendengar aspirasi mereka, karena mereka adalah rakyat Indonesia juga, jadi wajar bila kita berdemokrasi, kalau mereka berseberangan, saya ingin mendengar sendiri dari mereka, mengapa dan apa yang menjadi faktor utama mereka seperti itu”, jadi saya mengharapkan ada keterbukaan dan terjalin komunikasi yang baik antara kita TNI dan rakyat,” kata Dandim 1709/Yawa.
Selama ini, Dandim selalu menegaskan kepada seluruh anggota Kodim 1709/Yawa untuk tidak selalu menggunakan pendekatan militeristik menghadapi saudara- saudara yang berbeda ideologi, karena mereka pada dasarnya juga memiliki hati, sehingga langkah-langkah persuasif dan pendekatan kekerabatan serta kearifan lokal (Local Wisdom) harus selalu di kedepankan dalam meredam aspirasi papua merdeka tersebut, “ungkap Dandim 1709/Yawa.
“Kita selalu persuasif, sebagai manusia kita pasti ada membangun hubungan komunikasi secara sosial, dan pihak Kodim 1709/Yawa sudah banyak menggunakan metode pendekatan persuasif kepada masyarakat adat maupun agama untuk meluruskan “paham ideologi’ yang berbeda tersebut. Sebagai insan teritorial, maka “Misi saya adalah bersama rakyat TNI kuat”, selalu saya tekankan ke anggota Kodim 1709/Yawa, mari jadikan rakyat sebagai saudaramu, sehingga kalau mereka saudara kita, tentunya kita akan merasa kehilangan juga bila ada sampai jatuh korban.
Saat ditemui oleh Dandim 1709/Yawa, para anggota TPN/OPM tersebut menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian dan kepedulian Dandim.
Mereka juga meminta maaf kepada Dandim 1709/Yawa atas kejadian yang telah terjadi pada 1 Desember 2015 lalu, mereka juga berterima kasih atas segala upaya yang dilakukan Kodim 1709/Yawa dalam membantu pembangunan di Kab. Kep. Yapen dan mereka juga berkeinginan untuk membuka diri serta berkomunikasi dengan pihak Kodim 1709/Yawa kedepannya. Dandim 1709/Yawa mengapresiasi keinginan mereka yang ingin bersama-sama bergandeng tangan dengan TNI untuk membangun kehidupan yang lebih baik di Kab. Kep. Yapen. (Seo)

Dibaca 1106 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.