Kapolda : Kasus Paniai Diambil Alih Pusat | Pasific Pos.com

| 23 May, 2019 |

Kapolda : Kasus Paniai Diambil Alih Pusat

Headline Penulis  Senin, 30 November 2015 09:10 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw

 

Jayapura, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw menegaskan untuk penanganan kasus kerusuhan 8 Desember tahun lalu di Paniai telah diambil alih oleh pusat.

Dalam keterangan pers di ruang kerjanya Sabtu malam kemarin, Kapolda menjelaskan bahwa kasus penembakan yang terjadi pada 8 Desember tahun lalu dan menewaskan 4 orang akibat tembakan telah diambil alih oleh tim tim dari pusat. “Saya mendapat info dari Komnas HAM saudara Frits Ramandey bahwa Komnas HAM pusat, Mabes Polri dan Mabes TNI akan datang ke Paniai dalam waktu dekat ini guna penyelesaian masalah penembakan tahun lalu yang menewaskan 4 orang di lapangan Karel Gobay,” ujarnya.
Dikatakan pula, penanganan kasus ini terkesan berjalan lamban dikarenakan para korban tidak di otopsi. “Namun berita terakhir yang saya dapat, keluarga korban sudah mau diotopsi. Saya menghimbau agar jangan ada lagi masyarakat yang menghalangi atau mencoba mempengaruhi pelaksanaan otopsi ini<” ujar Kapolda.
Sekedar mengingatkan kembali, kasus penembakan di lapangan Karel Gobay ini berawal pada kejadian tanggal 7 Desaember. Dimana saat ini sekelompok orang tak dikenal melakukan pemukulan kepada pemuda dan anak anak yang sedang berkumpul di pondok natal. Masyarakat yang mengetahui pemukulan ini kemudian melakukan pemalangan jalan. Tak lama kemuadian masa bertambah banyak dan kemudian secara spontan menuju Polres dan Koramil. Kemarahan masdyarakat diungkapkan dengan melakukan pengrusakan dan pelemparan kepada aparat kepolisian dan TNI.
Aparat kepolisian di Polres Paniai dan aparat TNI di Koramil Paniai kemudian untuk menyelamatkan diri mengeluarkan tembakan dan pada akhirnya menewaskan 4 orang warga sipil dan puluhan lainnya yang luka baik ringan maupun berat.
Tim forensic mabes Polri pun telah turun ke tempat kejadian perkara dan melakukan investigasi, namun setahun berjalan belum diketahui peluru milik siapa yang menewaskan ke empat korban tadi. (Fani)

Dibaca 498 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX