Hari ini Kongres KNPI ke-XIV di Tanah Papua Digelar | Pasific Pos.com

| 20 May, 2019 |

Hari ini Kongres KNPI ke-XIV di Tanah Papua Digelar

Headline Penulis  Selasa, 24 Februari 2015 18:41 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Ketua Panitai Lokal Kongres KNPI ke-XIV , Yunus Wonda SH MH. (foto Tiara).

“Kongres Akbar KNPI Habiskan Dana Sebesar 15 M”

Jayapura : Dengan dihadiri sekitar enam ratus peserta,  Kongres Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)  ke-XIV  di Tanah Papua hari ini dilaksanakan di Gedung Olahraga Cenderawasih  (GOR) Jayapura,  Selasa (24-28). Kongres KNPI ini dibuka langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), juga di hadiri sebagai pembawa materi, KASAD Angakatan Darat.
Ketua Panitai lokal Kongres Nasional KNPI ke-XIV  yang juga sebagai Ketua DPR Papua, Yunus Wonda SH MH menyampaikan, selamat datang kepada seluruh peserta dan  pemuda-pemuda Indonesia yang hadir dalam kongres ini di Tanah Papua.
“Persiapan kongres, sudah mencapai 80 persen.  Itu kita anggap sudah selesai, sementara  30 persennya lagi kita harap dalam pelaksanaan Kongres, mulai dari pembukaan  hingga penutupan.  Semua akomodasi untuk Kongres ini baik peserta yang datang dari luar Papua maupun yang ada di Papua ada sekitar 600 lebih peserta,  itu ditanggung oleh panitia lokal hingga para peserta kembali ke daerahnya masing-masing,  “ kata Yunus Wonda kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Senin (23/2) kemarin.
“Tiket pulang pergi di tanggung oleh panitia lokal begitu juga dengan akomodasi  ditanggung oleh panitia mulai tanggal 23 sampai dengan tanggal 2 maret. Itu sudah terakhir dan peserta sudah kembali ke tampatnya masing-masing.
Menurutnya, ini merupakan yang pertama kali dalam sejarah perjanalan kongres KNPI di Tanah Papua, menyelenggarakan kongres akbar seperti ini. Karena mulai dari trasnportasi dan akomodasi  serta tiket pulang pergi  itu  ditanggung oleh panitia lokal.
“Kami ingin menjadi tuan rumah yang terbaik, kami ingin juga benar-benar memberikan kenyamanan dan ketentraman kepada semua peserta kongres yang hadir di tanah Papua, dari mulai pelaksanaan kongres hingga penutupan. Jadi selama satu minggu para peserta berada disini, maka seluruh biaya akmodasi dan transportasinya pun ditanggung oleh panitia lokal, “ ucapnya.
Namun pihaknya berharap,  dalam pelaksanaan kongres pemuda ini semua dapat berjalan dengan baik dan lancar serta dapat  menyadari bahwa  dalam satu kegiatan besar tidak sesempurnah yang kita harapkan.
“Kami tahu pasti ada banyak kendala dan masalah-masalah internal, namun paling tidak keseluruhan dalam acara kongres itu bisa berjalan dengan baik dan sukses hingga selesai, “ ujar Wonda.
Politisi Demokrat ini pun berharap kepada seluruh peserta kongres dan semua pemuda indonesia  yang ikut dalam kongres, tetap menjaga solidaritas sebagai anak bangsa, dan sebagai pemuda bangsa agar menjaga kenyamanan di dalam melakaksanakan kongres, mulai  dari pembukaan sampai dengan penutupan.
Dikatakan, walaupun nanti terjadi perdebatan dalam pencalonan sebagai Ketua KNPI pusat,  tapi itu adalah internal dalam KNPI. Namun sebagai ketua panitia lokal Kongres KNPI ke-XIV di tahan Papua, ingin mengajak kepada semua peserta yang hadir dan para kandidat, untuk membangun konsolidasi yang baik dalam membangun kenyamana dari setiap kandidat yang akan maju dalam pemilihan ketua KNPI pusat.
“Mari membangun rasa sportifitas.  Sebagai pemuda yang baik dan sebagai pemuda yang bermartabat dan pemuda yang menjujung tinggi rasa sportivitas  harus siap menang dan kalah. Tapi sebagai ketua panitia lokal saya berharap bahwa kongres ini harus berjalan dengan baik dan lancar, “ harapnya.
Oleh karena itu kata Wonda, panitia lokal dan Pemerintah Provinsi Papua, punya satu harapan besar bahwa kongres ini harus berjalan  dengan baik dan sukses mulai dari pembukaan sampai dengan penutupan.
“Kami ingin semua peserta yang hadir di Tanah Papua, hadir dengan senyum dan pulang dengan membawa senyuman pula. Kami tidak ingin persoalan yang terjadi di salah satu kandidat akan membawa gesekan  dalam kongres KNPI.  Seperti yang terjadi dalam pemilihan HIPMI.  Itu kami tidak mau terjadi di Papua.  Jadi kami berharap semua berjalan dengan baik dan sukses dan tetap mengedepankan sportivitas karena menang kalah itu urusan biasa,  tapi bagaimana menjaga agar wadah KNPI ini menjadi solid di negera Repulbik Indonesia ini, “ tandasnya.
Kongres pemuda nasional  KNPI ke-XIV di tanah Papua menghabiskan anggaran sebesar Rp. 15 milliar.  Dana ini adalah bantuan  dari pemerintah Provinsi Papua.
“Pasti semua orang bertanya-tanya kenapa dananya terlalu besar.  Saya ingin mau sampaikan bahwa kegiatan-kegiatan kongres atau apa pun yang dilakukan di Papua pasti punya konsekuensi  dampak biaya yang cukup besar.  Kenapa kita tidak laksanakan di pulau jawa  yang  biayanya semua serba murah, padahal kita tahu di Papua harga sangat mahal. Namun kami panitia siap menangungg tiket pulang pergi bagi peserta kongres, “ ujar Yunus.
Dia menambahkan,  mengenai akomodasi tadi saya sampaikan dari tanggal 23 sampai dengan tanggal 2 Maret 2015 itu ditanggung semua oleh panitia. Jadi dengan biaya yang sebesar itu kami harus  menekan untuk menggunakan anggaran dan yang sudah dibantu oleh pemerintah provinsi.
“Jadi dengan dana sebesar  Rp 15 miliar ini bisa diakomodir oleh semua seksi-seksi.  Kami ketua panitia hanya menyiapkan anggarannya saja  agar kongres ini bisa berjalan dengan baik dan sukses. Tapi semua pelaksanaanya kami serahkan kepada seksi-seksi untuk melakukan tugas-tugasnya sesuai to poksi masing-masing, “jelasnya.
Namun satu hal yang diharapkan di akhir kongres nanti, pihaknya tidak mau punya utang . Sehingga di berharapkan  dalam kongres semua bisa clear dan teratasi dengan baik dengan dana yang sudah ada.
“Kami tahu teman-teman bekerja dengan jujur dan bertanggungjawab. Kalaua pun ada kekurangan itu hal yang lumrah. Jadi sekali lagi dana yang di gunakan untuk kongres KNPI adalah bantuan dari Pemerintah Provinsi Papua, “ tutup Wonda. (Tiara)

Dibaca 483 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.