Emus Gwijangge: Pembangunan Lokalisasi Bukan Solusi | Pasific Pos.com

| 23 May, 2019 |

Emus Gwijangge: Pembangunan Lokalisasi Bukan Solusi

Headline Penulis  Senin, 23 Februari 2015 15:17 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Emus Gwijangge.

Jayapura,- Adanya wacana Pemerintah Kabupaten Jayawijaya membangun Lokalisasi bagi Pekerja Seks Komersial (PSK) mendapat sorotan dari salah satu  Anggota Komisi I DPR Papua bidang Pemerintahan, Hukum dan HAM, Emus Gwijangge ST.
Politisi dari Partai Demokrat itu,  mengatakan, membuka lokalisasi bukan suatu solusi. “dari pada menampung para Pekerja Seks Komersial (PSK) di satu tempat,  lebih baik pemerintah memulangkan mereka ke tempat asalnya. Sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan bagi masyarakat, khsusunya masyarakat asli Papua,’’ katanya.
Menurutnya, sebaiknya tidak usah membangun lokalisasi di daerah itu. Justru kalau dilakukan, sama saja mengajak masyarakat ke tempat prostitusi, dan melakukan hal-hal akan menjerumuskan masyarakat. Seperti melakukan seks bebas,  " kata Emus saat ditemui di wartawan di ruang Badana Legislasi (Baleg) DPR Papua.
Dikatakan, jika alasannya selama ini banyak Pekerja Seks Komersial (PSK) liar, maka seharusnya Pemerintah Daerah (Pemda) setempat  bagaimana mencari solusinya.  Tapi tidak  memberi kesempatan kepada masyarakat untuk melakukan seks bebas selain dengan pasangannya sendiri.
Menurutnya, Pemda Kabupaten Jayawijaya lebih baik ditertibkan.  Kalau nanti dibuat lokalisasi, justru itu bisa saja membuat PSK dari luar Jayawijaya semakin banyak datang ke Jayawijaya.
"Jangan alasan untuk memantau HIV/AIDS dan sebagainya lalu dirikan tempat prostitusi. Kalau dirikan lokalisasi, justru banyak PSK luar yang akan ke sana, dan bisa saja mereka yang datang dari luar sudah terjangkit penyakit. Dan itu sama saja membawa penyakit ke Jayawijaya," ucapnya.
Disamping itu juga, rencana pemerintah Kabupaten Jayawijaya untuk mendirikan lokalisasi bagi PSK di Wamena, juga mendapat penolakan keras dari berbagai elemen masyarakat. Salah satunya dari Himpunan Mahasiswa dan Pelajar Jayawijaya (HMPJ) di Jayapura. (Tiara)

Dibaca 433 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.