Gubernur: KAPP Bangkitkan Ekonomi Papua | Pasific Pos.com

| 26 May, 2019 |

Gubernur: KAPP Bangkitkan Ekonomi Papua

Headline Penulis  Rabu, 18 November 2015 12:27 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)
Gubernur: KAPP Bangkitkan Ekonomi Papua
Ketua KAPP Papua Merry C.Yoweni menyerahkan rancangan Peraturan Gubernur (Pergub) Ekonomi Kerakyatan  kepada Gubernur Papua, Selasa (17/11).

 

Jayapura,- Gubernur Papua Lukas Enembe,SIP.MH memberi apreasiasi terhadap keberadaan Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP) yang mampu membangkitkan ekonomi Papua.

Sebelumnya, sebanyak seribu masyarakat turun ke jalan dan melakukan "long march" dalam parade generasi ekonomi bersama Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP) menuju Kompleks Kantor Gubernur, Jayapura.
Dalam acara tersebut, Ketua KAPP Papua Merry C.Yoweni menyerahkan rancangan Peraturan Gubernur (Pergub) Ekonomi Kerakyatan yang merupakan acuan dari Perdasus nomor 18 tahun 2008 tentang ekonomi Kerakyatan dan menyerahkan Kartu Tanda Anggota (KTA) sebanyak 12 ribu.
“Saya sambut baik apa dilakukan oleh KAPP dan kita cari formulasi yang bagus untuk mengatur dan saya akan panggil bupati supaya kita membuat sepakat pemberdayaan masyarakat asli Papua lewat KAPP untuk mengelola sumber-sumber ekonomi rill. Sehingga ekonomi tumbuh,” ungakapnya.
Gubernur menjelaskan, saat ini dirinya bersama jajarannya sedang memikirkan bagaimana Papua bisa bangkit, Mandiri dan Sejahtera. “Sampai hari ini kita sudah tangani, tetapi belum ada hasil yang sesuai kita harapkan,” ujarnya.
Lukas Enembe mengtakan yang perlu dilakukan untuk peningkatan ekonomi di Papua adalah bergerak pada sektor ekonomi rill, untuk itu jika KAPP ingin tumbuh dan bisa bersaing dengan pengusaha dari luar Papua maka harus bergerak pada ekonomi rill. “Pokoknya kita sepakat untuk memberdayakan masyarakat Papua,” terangnya.
Sementara itu, Ketua Umum Pusat KAPP Merry C. Yoweni, mengatakan aksi long march masyarakat adat ini sebagai tanda pergerakan dan kebangkitan ekonomi di Papua menjelang tahun investasi 2016 dan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).
"Agenda awal long march ini akan menurunkan sekitar 10 ribu masyarakat, namun karena kegiatan ini ditunda beberapa kali sehingga peserta dari daerah tidak bisa bergabung," katanya.
Menurut Merry, Gubernur Papua Lukas Enembe sudah memberikan respon baik atas rencana parade generasi ekonomi yang membawa kepentingan masyarakat adat berbasis ekonomi di Papua.
"Respon atau itikad baik dari Gubernur Papua Lukas Enembe ditunjukkan dengan sudah diprosesnya Peraturan Gubernur (Pergub) soal anggaran 3,5 persen untuk ekonomi berbasis masyarakat adat," ujarnya.
Dia menjelaskan pergub tersebut sudah diserahkan ke Biro Hukum Setda Provinsi Papua dan tinggal ditandatangani oleh Gubernur Papua Lukas Enembe.
"Selain masalah anggaran bagi pengembangan ekonomi berbasis masyarakat adat ini, pergub tersebut juga berisi ide, saran dan keanggotaan KAPP," katanya lagi.
Dia menambahkan KAPP merupakan mitra pemerintah sehingga ke depannya tetap akan mengawal tahun investasi dan MEA di wilayah Papua. (Bams)

Dibaca 824 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX