Dana Kampanye Sulit Dipantau | Pasific Pos.com

| 17 July, 2019 |

Dana Kampanye Sulit Dipantau

Headline Penulis  Senin, 16 November 2015 11:05 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura,- Panitia Pengawas Pemilukada di 11 Kabupaten mengaku kesulitan memperoleh laporan dana kampanye maupun dana sumbangan kampanye menjelang pelaksana Pilkada serentak, 9 Desember mendatang.

Fakta ini terungkap sebagaimana laporan para Panwaslu di 11 Kabupaten dalam Workshop pengawasan yang disenggelarakan Bawaslu Papua bekerjasama dengan Bawaslu RI di Hotel Sahid, beberapa waktu lalu.
“Panitia Pengawas di 11 Kabupaten mengaku kesulitan mendapat laporan dana kampanye maupun dana sumbangan kampanye. Padahal dalam Undang_Undang, laporan awal dana kampanye dan laporan dana sumbangan kampanye diwajibkan bagi pasangan calon untuk melaporkan,” kata Komisioner Bawaslu Papua, Anugerah Patta.
Bawaslu Papua sendiri mengaku kesulitan dalam menindak para Partai Politik yang tidak menyerahkan dana kampanye tepat waktu. "Memang wajib, tapi wajib itu tidak disertai dengan sanksi, apabila tidak melaporkan tidak tepat waktu. Inilah yang menjadi dilema bagi Panwas dan KPU," ujarnya.
Sementara mengenai persiapan logistik, kata Anugerah, 11 Kabupaten yang mengikuti Pemilukada, baru 9 Kabupaten yang telah memulai proses pencetakan logistik Pemilu. "Dari laporan temen-teman pengawas baru 9 Kabupaten, dua Kabupaten yakni Boven Digoel dan Nabire belum," urainya.
Anugerah Patta mengakui pihaknya masih menunggu Keputusan KPU RI dari Bawaslu RI terlait masalah salah satu calon Bupati Boven Digoel. Sedangkan di Nabire, Bawaslu Papua masih menunggu proses kasasi yang dilakukan dua calon pasangan Bupati dari Partai NasDem dan Golkar.
"Khusus dua Kabupaten ini, logistik belum tercetak. Namun informasi yang kami dapat, putusan kasasi sudah keluar dan hari ini Panwas dan KPU Nabire sudah bertolak ke Makassar untuk memulai pencetakan," terangnya.
Ia pun memaparkan, untuk kabupaten saat ini sudah rampung proses pelibatan surat suara. Sedangkan Waropen, sudah didistribusikan dari Perusahaan ke KPU Waropen.
"Untuk Kabupaten Yahukimo, Supiori, Asmat, Yalimo sudah 80 persen pencetakan, Kabupaten sisanya sudah selesai," imbuhnya. (Syaiful)

Dibaca 674 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.