Bandara Rendani Ditutup, Mendagri Tumpangi Kapal Cepat ke Manokwari | Pasific Pos.com

| 27 May, 2019 |

Bandara Rendani Ditutup, Mendagri Tumpangi Kapal Cepat ke Manokwari

Headline Penulis  Senin, 19 Oktober 2015 11:21 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Mendagri, Thahjo Kumolo.

 

Manokwari, TP – Penutupan Bandara Rendani, Manokwari akibat kabut asap, Minggu (18/10), ternyata berpengaruh terhadap kedatangan tamu undangan peresmian Kantor Gubernur Papua Barat di Arfai, Manokwari, hari ini, Senin (19/10).

Mendagri, Thahjo Kumolo yang dijadwalkan datang menumpang pesawat Susi Air dari Waisai, Kabupaten Raja Ampat, terpaksa menuju Kabupaten Manokwari menumpang kapal cepat, Land Cruiser milik Pemprov Papua Barat.
Gubernur Papua Barat, Abraham O. Atururi dan ketua panitia peresmian, Musa Kamudi di sela-sela gladi resik di halaman Kantor Gubernur, Minggu (18/10), mengatakan, awalnya Pemprov mencarter pesawat Susi Air dari Waisai ke Manokwari, Minggu (18/10) sore.
Kamudi mengatakan, Mendagri dan Wakil Gubernur Papua Barat, Irene Manibuy, kemarin, lebih dulu membuka Festival Raja Ampat di Waisai. Lanjut dia, rencana Mendagri menumpang pesawat Susi Air, terpaksa dibatalkan karena pihak Bandara Rendani tidak mengizinkan pendaratan pesawat.
Di samping itu, ungkap Kamudi, pilot Susi Air tidak berani atau tidak bersedia menerbangkan pesawat untuk mengangkut Mendagri dan rombongan ke Manokwari.
Pembatalan ini, mengakibatkan batalnya agenda rama tamah Mendagri bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan SKPD, dan pegawai di lingkungan Pemprov Papua Barat yang sedianya digelar, semalam.
Ia mengatakan, rencana awal, panitia berangkat bersama Mendagri, rombongan, para pejabat, dan tamu undangan dari Sorong menumpang KM Labobar sekitar pukul 19.00 WIT dan diperkirakan tiba di Manokwari, Senin (19/10) sekitar pukul 07.00 WIT, juga dibatalkan.
Sebab, kata dia, Mendagri minta dirinya bersama rombongan diangkut menumpang kapal cepat milik Pemprov. “Awalnya dari Raja Ampat bersama rombongan didampingi Wakil Gubernur, Mendagri akan datang ke Manokwari menumpang kapal Labobar, tapi karena permintaan Mendagri, akhirnya rombongan dibawa menumpang kapal cepat milik Pemprov,” ungkapnya.
Dikatakannya, rombongan Mendagri dan Wakil Gubrnur diperkirakan tiba di Manokwari, Senin dini hari. Ia mengungkapkan, rombongan Mendagri dan Wagub juga didampingi kapal cepat milik Dinas Perhubungan dan beberapa kapal lain. Hal ini, lanjut dia, untuk mengantisipasi kerusakan mesin kapal cepat milik Pemprov.
“Ada beberapa kapal yang ikut, seperti kapal cepat milik Dinas Perhubungan yang agak kecil. Ini antisipasi apabila kapal cepat milik Pemprov yang besar mengalami kerusakan, sekaligus kita pengamanan rombongan. Diperkirakan nanti malam (semalam) akan sampai di Manokwari. Mendagri langsung diarahkan menginap di Aston Niu Hotel Manokwari,” tambahnya.
Atas kondisi ini, Kamudi berharap aktivitas di Bandara Rendani normal kembali, sehingga tamu undangan yang masih tertahan di Sorong dan Jayapura bisa melanjutkan penerbangan ke Manokwari untuk menghadiri acara peresmian Kantor Gubernur.
“Kami berdoa agar alam bersahabat, karena tidak hanya tamu yang datang ke Manokwari, besok (hari ini) setelah peresmian Mendagri dan rombongan juga akan langsung kembali ke Jakarta,” kata Kamudi.
Persiapan 99 Persen
Mengenai persiapan peresmian, Kamudi mengatakan, semua persiapan dan kebutuhan sudah dilakukan. Dirinya menuturkan, hingga Minggu sore, persiapan sudah 99 persen.
Kamudi merasa optimis peresmian Kantor Gubernur, Senin pagi berjalan sukses. Demi kesuksesan itu, dirinya mengatakan, gladi resik dilakukan sampai 3 kali dengan harapan tidak ada kesalahan saat pelaksanaan peresmian.
Menurutnya, gladi resik tidak hanya seputar acara, tapi mulai pengamanan rombongan mulai titik penjemputan sampai kedatangan.
Mengenai atraksi terjun payung, Kamudi menegaskan, tetap akan dilaksanakan setelah peresmian. “Peresmian direncanakan pagi, tapi karena berbagai pertimbangan, atraksi terjun payung dilaksanakan siang hari bersamaan dengan kegiatan hiburan. Hiburan sendiri nanti ada Nowela, Trio Ambisi bersama dengan artis lainnya,” katanya.
Untuk perlengkapan seperti panggung, tenda, dan kursi tamu, Kamudi mengaku, pembangunan land scape atau bagian luar gedung sebagian telah selesai dikerjakan. Dirinya yakin dengan melihat persiapan, peresmian akan berjalan lancar, terlebih Gubernur langsung memantaunya.
Sementara untuk tamu undangan, Kamudi mengatakan, undangan nantinya akan dibagi menjadi 3 ring. Untuk ring pertama, sebut dia, untuk tamu VVIP, ring kedua dan ketiga untuk tamu undangan lain, mulai pegawai sampai warga yang ingin menyaksikan acara peresmian. [WAN-R1]

Dibaca 799 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.