Kasus Mutilasi Warga Vuria Kotaraja Terungkap | Pasific Pos.com

| 26 August, 2019 |

Kasus Mutilasi Warga Vuria Kotaraja Terungkap

Headline Penulis  Senin, 05 Oktober 2015 03:10 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)
tkp mutilasi warga vuria asal ntt
Kapolda Papua, Irjen (Pol) Paulus Waterpauw Ketika Meninjau Lokasi Mutilasi di Belakang Kampus Stie Otto Giesler Vuria Kotaraja, Kota Jayapura, Jum'at (2/10).

 

Kapolda : Tiga Pelaku Berhasil Diringkus

Jayapura,- Tim Khusus Kepolisian Resort Jayapura Kota, Kamis (1/10) lalu berhasil mengungkap kasus mutilasi terhadap Carolus Kopong Belawa (59 tahun) di belakang Kampung Stie Otto Giesler, Vuria Kotaraja, Kota Jayapura.
Dalam pengungkapannya, polisi meringkus tiga orang pelaku didua tempat terpisah. Ketiganya masing-masing berininsial YW, YM dan I telah diamankan di rumah tahanan Markas Kepolisian Resort Jayapura Kota.
Kepala Kepolisian Daerah Papua, Inspektur Jenderal Polisi, Paulus
Waterpauw menegaskan ketiga pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan guna penyelidikan oleh Satuan Reskrim Polresta Kota Jayapura di Back up Polda Papua.
“Ketiga pelaku ini ditangkap di tempat berbeda. Dua diantaranya yakni
YW dan YM ditangkap di Bandara Sentani, ketika hendak kabur keluar Kota Jayapura, sedangkan pelaku berinisil I ditangkap didalam Kota Jayapura,” terang Waterpauw, Jum’at (2/10).
Disinggung motif pembunuhan itu sendiri, Kapolda mengklaim masih mendalaminya. “Korban ini kan pedagang, sehingga kemungkinan mereka ingin menguasai harta korban, karena sejak tahun 70-an mungkin pelaku
sudah mengenal korban,” katanya.
Demikian pula soal indikasi pembunuhan berencana, Kapolda menduga sudah ada perencanaan untuk menghilangkan barang bukti dan jenazah korban. “Jadi ini bukan insedentil, tepi ada perencanaan yang dibuat oleh para pelaku terhadap korban. Nanti kita lihat pengungkapannya, kalau mereka melakukan perencanaan, saya kira ancaman hukumannya harus maksimal,” tegasnya.
Kapolda juga menyatakan telah menemukan organ kepala korban yang sempat dikabarkan hilang dilokasi kejadian. Organ kepala korban ditengarai terbakar dilokasi kejadian dan diduga telah hancur terbakar.
“Saya sudah ke TKP langsung untuk memastikan informasi yang selama dianggap organ kepala korban hilang, namun ternyata masih ada di TKP. Kemungkinan besar tidak putus kepalanya, hanya terpotong dibagian leher dan kemudian dibakar rumahnya,” ungkap Waterpauw.
Kapolres Jayapura Kota, AKBP Jermias Rontini mengatakan, tertangkapnya tiga pelaku pembunuhan ini setelah hasil keterangan saksi-saksi. “Kita mengidentifikasi mereka berdasarkan hasil keterangan saksi-saksi, sehingga bisa tertangkap. Satu ditangkap di Yotefa, dua ditangkap di Bandara Sentani,” imbuh Rontini.

Dibaca 1716 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.