Yan Mandenas : Jangan Jadikan Papua Objek Konflik | Pasific Pos.com

| 24 August, 2019 |

Yan Mandenas : Jangan Jadikan Papua Objek Konflik

Headline Penulis  Jumat, 18 September 2015 11:42 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)
Yan Mandenas : Jangan Jadikan Papua Objek Konflik
Ketua Fraksi Hanura DPR Papua, Yan Permenas Mandenas, S. Sos, M. Si.

 

Jayapura,- Ketua Fraksi Hanura DPR Papua, Yan Permenas Mandenas, S. Sos, M. Si, turut prihatin hilangnya dua Warga Negara Indonesia (WNI), Sudirman (28 tahun) dan Badar (30 tahun) di wilayah perbatasan Papua Nugini (PNG) – Papua, Indonesia beberapa hari lalu, dan memunculkan dugaan keduanya diculik orang tak dikenal di Kampung Skofro, distrik Ardi Timur, Kabupaten Keerom, Papua, pertengahan pekan lalu.
Yan mengatakan, jika benar kedua warga itu diculik dan dibawa ke PNG, Gubernur Papua harus segera memanggil Kapolda, Pangdam, Dan Lantamal, Dan Lanut untuk lakukan rapat koordinasi terbatas, guna mengambil langkah menindaklanjuti kasus itu.
 “Indonesia kan punya hubungan diplomasi baik dengan PNG, saya pikir bisa meminta PNG turun tangan difasilitasi Konsulat Indonesia di PNG. Tapi kalau masih di wilayah Indonesia dan sekitarnya, saya minta semua pihak tak menjadikan Papua sebagai daerah objek konflik yang bisa menjadi issu nasional,” kata Yan Mandenas kepada sejumlah wartawan di ruang Fraksi Hanura DPR Papua, Kamis (17/9).
Menurutnya, yang perlu dilakukan kini bagaimana menciptakan situasi Ketertiban dan Keamanan Masyarakat (Kamtibmas) di Tanah Papua, agar “Papua Tanah Damai” bisa terwujud.
“Harapan saya, dari semua insiden yang terjadi selama ini mulai dari penembakan Paniai hingga Keerom, diminimalisir. Perlu ada langkah dari Pemprov dan lakukan rapat terbatas dengan TNI/Polri guna membangun sebuah komitmen bersama di Tanah Papua,  sehingga Tanah Papua tak terus jadi objek issu konflik yang terus dimunculkan di dunia nasional dan internasional,” tandas Yan.
Dikatakan, perlu komitmen bersama dari semua pihak agar pemerintah bisa kosentrasi membangun Papua dengan aman dan damai serta masyarakat bisa hidup rukun.
“Peran pemerintah daerah sangat penting merangkul institusi TNI/Polri dan harus evaluasi dulu rentetan kejadian selama ini agar ada satu kesimpulan yang bisa diambil membangun Papua Tanah Damai,” pungkasnya. (Tiara)

Dibaca 595 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

INDEX