Di Keerom, Operator Senso Ditembak OTK | Pasific Pos.com

| 16 July, 2019 |

Di Keerom, Operator Senso Ditembak OTK

Headline Penulis  Kamis, 10 September 2015 00:02 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Komisaris Besar Polisi Patrige.

 

Jayapura,-  Teror penembakan kembali terjadi di Papua. Kali ini Operator Senso bernama Kuba (32) warga Koya Timur ditembak dan dipanah Orang Tak Dikenal (OTK) di Kampung Skopro, Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom, Rabu (9/9) pagi.
Akibat penembakan itu, Kuba mengalami luka tembak di kepala belakang hingga tembus ke mata kiri. Korban juga mengalami luka panah di tangan kiri tembus ke bagian perut dan saat ini dirawat intensif di Rumah Sakit Keerom.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Patrige Renwarin saat dikonfirmasi mengatakan masih melakukan penyelidikan terkait motif dan pelaku penembakan tersebut. “Ya kejadiannya tadi pukul 09.00 WIT. Kini korban di rawat intensif di RS Keerom,” kata  Patrige, Rabu (9/9).
Penembakan ini, terang Patrige, bermula adanya laporan Kepala Kampung Scofro, Sulaeman Krom ke Pos Scofro Lama terkait penembakan oleh orang tidak di kenal di sekitar patok batas MM 2.3 kilometer. Korban yang kesehariannya sebagai operator senso sempat dilarikan ke Puskesmas Petiwi dengan luka tembak pada mata kiri dan tangan kiri.
“Pihak Puskesmas Kampung Petiwi menganjurkan korban dirujuk di Rumah Sakit Swakarsa, Kabupaten Keerom dan Info terakhir dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara,” terang Patrige.
Patrige pun mengakui kesulitan saksi-saksi dalam kasus penembakan ini, sehingga belum bisa menyimpulkan motif dibalik aksi itu. Ia pun menilai premature apabila penembakan ini dikait-kaitan dengan situasi politik di Jayapura.
“Korban sendiri belum bisa dimintai keterangan. Tapi terlalu prematur kalau kejadian ini dikait – kaitkan dengan politik. Kasus ini murni tindak pidana. Tak ada kaitannya dengan situasi politik yang berkembang. Baik di Keerom, maupun secara keseluruhan untuk Papua,”tegasnya. (Syaiful)

Dibaca 1516 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.