Jenazah Co Pilot dan Dua Anggota DPRD Teridentifikasi | Pasific Pos.com

| 19 May, 2019 |

Jenazah Co Pilot dan Dua Anggota DPRD Teridentifikasi

Headline Penulis  Kamis, 27 Agustus 2015 02:16 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Perwakilan Maskapai Trigana Air Jayapura Ketika Mengambil Jenazah Co Pilot Ariadin Falani yang Berhasil Teridentifikasi di hari ke-7
di RS Bhayangkara, Rabu (26/8).

Jayapura,- Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Papua akhirnya berhasil mengidentifikasi jenazah Co Pilot Trigana Air ATR 42, Ariadin Falani (44) warga Jalan Penjernihan Bendungan Hilir Tanah Abang, Jakarta Pusat,  Rabu (26/8).

Ariadin Falani yang teridentifikasi didalam kantong jenazah 015 pada hari ketujuh. Dengan teridentifikasi Co Pilot, sudah tiga crew pesawat Trigana Air ATR 42 yang berhasil teridentifikasi. Dua lainnya, merupakan Pilot Trigana Capten Hasanudin dan Pramugari Dita Amelia Kurniawan.

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Papua, Kombes (Pol) dr.Ramon Amiman didampingi Karo Rena, Kombes (Pol) R. Lucky dan Kabid Humas, Kombes (Pol) Patrige mengumumkan bahwa teridentifikasinya jenazah Co Pilot, Ariadin Falani (44) dalam kantong jenazah 015, sebagaimana data primer berupa catatan gigi dan data sekunder serta property yang melekat pada tubuh korban.

Untuk kantong jenazah 007, lanjut Ramon, bahwa berdasarkan data primer catatan gigi dan data sekunder catatan medis dan property yang melekat pada tubuh korban, maka tak terbantahkan sebagai Kepi Deal (29) anggota DPRD Pegunungan Bintang, warga Kampung Nome, Distrik Nome, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Sedangkan kantong jenazah 023, terang Ramon, berdasarkan catatan sekunder dan property yang melekat pada tubuh korban, maka teridentifikasi sebagai Eki Kimki ( 32) anggota DPRD Pegunungan Bintang, warga kampung Batom , Distrik Batom, Pegunungan Bintang (Kantong 023).  “Untuk hari ini ada tiga jenazah yang berhasil teridentifikasi,” kata Ramon.

Ramon pun menambahkan bahwa hari ini, Tim DVI akan melakukan pendalaman terhadap 5 kantong jenazah lainnya yang kemungkinan dapat teridentifikasi melalui data Anthermotem tambahan. “DVI akan mendalami lagi 5 kantong jenazah, mudah-mudahan dapat teridentifikasi dari property yang melekat dalam tubuh korban,” imbuhnya. (Syaiful)

Dibaca 677 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.