DVI Kembali Umumkan Enam Jenazah Teridentifikasi | Pasific Pos.com

| 15 July, 2019 |

DVI Kembali Umumkan Enam Jenazah Teridentifikasi

Headline Penulis  Rabu, 26 Agustus 2015 06:26 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Tampak Peti Mati Berisi Jenazah Korban Trigana Air yang Berhasil Teridentifikasi oleh Tim DVI Polda Papua, Selasa (25/8).

Jayapura,- Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Papua berhasil mengidentifikasi enam jenazah penumpang pesawat Trigana Air ATR 42 yang jatuh di Kampung Oksob, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, pada Minggu (16/8) lalu.

Dari enam jenazah yang teridentifikasi, dua diantaranya merupakan anak-anak dan satu lainnya bayi berusia 3 bulan. Mereka yakni, Marselino DK Karubaba (3),  warga Batu Putih, Polimak 1 Jayapura, Ewelin Uropmabin, perempuan (6 Tahun 3 Bulan) warga Kampung Balusu, Oksibil, Pegunungan Bintang dan  Valerin, perempuan (3 tahun 8 bulan), warga KPR BPD Gunung Jalur 1 Nomor 3, Sentani.

Sedangkan tiga jenazah lainnya masing-masing bernama Egenio Dilam (22) IRT, warga Bhayangkara 1 Jayapura, Esap Aruman (39) Kepala Distrik Weime, BTN Puskopad, Jalur  07 Sentani dan Jhon Baltazar Gasper (58) PNS, Kabiding, Oksibil, Pegunungan Bintang.

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Papua, Komisaris Besar Polisi dr. Ramon Amiman dalam keterangan persnya didampingi Kabid Hukum, Kombes (Pol) Joko Priadi dan Kabid Humas, Kombes (Pol) Patrige menegaskan, enam jenazah berhasil teridentifikasi melalui data Antermotem tambahan dari pihak keluarga korban.

“Enam jenazah ini teridentifikasi berkat bantuan dari keluarga korban, sehingga dapat lebih maksimal. Sedangkan jenazah lainya harus menggunakan DNA, dikarenakan kondisi sudah tidak utuh,” kata Ramon di Rumah Sakit Bhayangkara, Selasa (25/8).

Ramon mengaku pihaknya telah memeriksa seluruh kantong jenazah yang dibawa ke RS Bhayangkara. Tim DVI juga tengah menunggu keluarga Alimdam Yawan yang belum menyerahkan data pembanding DNA.  “Kemaren kita sudah memeriksa seluruh kantong jenazah dan tadi kami panggil pihak keluarga untuk mempertajam data, sehingga bisa teridentifikasi. Namun cuma satu yang belum menyerahkan data untuk tes DNA, kita sekarang masih tunggu” terangnya.

Kabid Humas, Kombes (Pol) Patrige meminta kepada keluarga korban Trigana air memberikan dukungan kepada Tim DVI yang tengah berupaya mengidentifikasi korban lainnya. “Kami harap keluarga korban ikut mendoakan Tim DVI dapat diberi kesehatan, sehingga dapat bekerja untuk mengidentifikasi jenazah lainnya,” ucapnya. (Syaiful)

Dibaca 753 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.