Pemkab Mimika Anggarkan Rp13,7 Miliar untuk Program Jaminan Kesehatan | Pasific Pos.com

| 21 January, 2020 |

Penandatanganan perpanjangan kerjasama Jamkesda UHC tahun 2020. (Istimewa) Penandatanganan perpanjangan kerjasama Jamkesda UHC tahun 2020. (Istimewa)

Pemkab Mimika Anggarkan Rp13,7 Miliar untuk Program Jaminan Kesehatan

Pendidikan & Kesehatan Penulis  Jumat, 13 Desember 2019 13:29 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Mimika  - Pemerintah menargetkan semua penduduk Indonesia tercakup layanan Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Tentu saja hal ini dapat terwujud berkat dukungan seluruh stakeholder, Mimika, Potret.co - Pemerintah menargetkan semua penduduk Indonesia tercakup layanan Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Tentu saja hal ini dapat terwujud berkat dukungan seluruh stakeholder, diantaranya pemerintah daerah baik di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota, termasuk Kabupaten Mimika, Papua yang diwujudkan melalui penandatanganan perpanjangan kerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tentang Jaminan Kesehatan Daerah Universal Health Coverage (Jamkesda UHC) belum lama ini.

Bupati Kabupaten Mimika, Eltinus Omaleng, berkomitmen untuk mensejahterakan masyarakatnya dalam bidang kesehatan, yaitu menjaminkan kesehatan masyarakat Kabupaten Mimika kedalam Program JKN-KIS.

“Pelaksanaan Program JKN-KIS merupakan tanggungjawab besar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika dengan memasukkan seluruh penduduk Kabupaten Mimika dalam satu sistem Jaminan Kesehatan, sehingga memerlukan kerja keras dan harus dikawal sebaik-baiknya," kata Omaleng.

Adapun rincian iuran yang dianggarkan kepada penduduk yang didaftarkan oleh Pemerintah Daerah dalam Program Jaminan Kesehatan termasuk diantaranya bayi baru lahir sebesar Rp13,7 miliar pada APBD Kabupaten Mimika tahun anggaran 2020 dengan mata anggaran Jaminan Kesehatan.

Jumlah peserta awal penduduk yang didaftarkan oleh pemda Kabupaten Mimika dalam Program JKN-KIS pada saat ditandatanganinya Perjanjian ini adalah sejumlah 27.303 jiwa.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura, Djamal Adriansyah mengapresiasi atas komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika dan menyampaikan terimakasih kepada semua stakeholder serta dinas terkait di daerah atas terselenggaranya Jaminan Kesehatan Khususnya di Kabupaten Mimika.

“Besaran iuran mengacu pada iuran jaminan kesehatan penduduk yang didaftarkan oleh Pemerintah Daerah yang diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 75 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan yaitu sebesar Rp 42.000,00 per jiwa per bulan,”ujar Djamal melalui siaran pers," Kamis (12/12/2019).

Dengan dilakukannya perpanjangan Perjanjian Kerja Sama peserta penerima bantuan iuran  (PBI) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) yang ditanggung Pemerintah Kabupaten Mimika, semoga dengan adanya dukungan Pemda juga untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang prosedur pelayanan kesehatan dan pembayaran iuran JKN-KIS.

“Diharapkan juga dengan perpanjangan Jamkesda ini dapat memberikan dampak positif kepada pemerintah daerah dan masyarakat di kabupaten Mimika terkait dengan keberlangsungan program JKN-KIS sebagai bentuk komitmen dan dukungan penuh dari Pemkab Mimika guna mensejahterakan masyarakatnya," ucapnya. (Syahriah)

 pemerintah daerah baik di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota, termasuk Kabupaten Mimika, Papua yang diwujudkan melalui penandatanganan perpanjangan kerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tentang Jaminan Kesehatan Daerah Universal Health Coverage (Jamkesda UHC) belum lama ini.

Bupati Kabupaten Mimika, Eltinus Omaleng, berkomitmen untuk mensejahterakan masyarakatnya dalam bidang kesehatan, yaitu menjaminkan kesehatan masyarakat Kabupaten Mimika kedalam Program JKN-KIS.

“Pelaksanaan Program JKN-KIS merupakan tanggungjawab besar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika dengan memasukkan seluruh penduduk Kabupaten Mimika dalam satu sistem Jaminan Kesehatan, sehingga memerlukan kerja keras dan harus dikawal sebaik-baiknya," kata Omaleng.

Adapun rincian iuran yang dianggarkan kepada penduduk yang didaftarkan oleh Pemerintah Daerah dalam Program Jaminan Kesehatan termasuk diantaranya bayi baru lahir sebesar Rp13,7 miliar pada APBD Kabupaten Mimika tahun anggaran 2020 dengan mata anggaran Jaminan Kesehatan.

Jumlah peserta awal penduduk yang didaftarkan oleh pemda Kabupaten Mimika dalam Program JKN-KIS pada saat ditandatanganinya Perjanjian ini adalah sejumlah 27.303 jiwa.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jayapura, Djamal Adriansyah mengapresiasi atas komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika dan menyampaikan terimakasih kepada semua stakeholder serta dinas terkait di daerah atas terselenggaranya Jaminan Kesehatan Khususnya di Kabupaten Mimika.

“Besaran iuran mengacu pada iuran jaminan kesehatan penduduk yang didaftarkan oleh Pemerintah Daerah yang diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 75 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan yaitu sebesar Rp 42.000,00 per jiwa per bulan,”ujar Djamal melalui siaran pers," Kamis (12/12/2019).

Dengan dilakukannya perpanjangan Perjanjian Kerja Sama peserta penerima bantuan iuran  (PBI) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) yang ditanggung Pemerintah Kabupaten Mimika, semoga dengan adanya dukungan Pemda juga untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang prosedur pelayanan kesehatan dan pembayaran iuran JKN-KIS.

“Diharapkan juga dengan perpanjangan Jamkesda ini dapat memberikan dampak positif kepada pemerintah daerah dan masyarakat di kabupaten Mimika terkait dengan keberlangsungan program JKN-KIS sebagai bentuk komitmen dan dukungan penuh dari Pemkab Mimika guna mensejahterakan masyarakatnya," ucapnya. (Zulkifli)

Dibaca 72 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Trending Topik