Sejumlah Tokoh Papua Sampaikan 10 Pokok Pikiran kepada Menhan Prabowo | Pasific Pos.com

| 21 January, 2020 |

Tim Forum Peduli Papua Maju saat foto bersama Menhan Prabowo Subianto di kediamannya Tim Forum Peduli Papua Maju saat foto bersama Menhan Prabowo Subianto di kediamannya

Sejumlah Tokoh Papua Sampaikan 10 Pokok Pikiran kepada Menhan Prabowo

Headline Penulis  Rabu, 11 Desember 2019 22:12 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jakarta, - Sejumlah tokoh Papua menghadap Menteri Pertahanan Prabowo Subianto untuk menyampaikan aspirasi terkait pembangunan dan peningkatan kesejahteraaan masyarakat Papua.

Para tokoh Papua yang tergabung dalam Tim Forum Peduli Papua Maju itu diterima langsung Prabowo Subianto  di kediamannya Jalan Kertanegara 4 Kebayoran baru Jakarta Selatan, Selasa (10/12/19) malam.

Ketua DPD Gerindra Papua yang juga sebagai ketua tim rombongan, Yanni SH memfasilitasi pertemuan tersebut mengatakan, pertemuan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan akrab. Sejumlah masukan yang disampaikan kepada Prabowo dinilai rasional dan sangat relevan untuk kondisi Papua.

"Pak Prabowo menyampaikan terima kasih atas aspirasi para tokoh Papua. Terkait masukan soal peningkatkan akses dalam rekruitmen TNI, Menhan akan melakukan afirmative action terhadap Orang Asli Papua agar mendapat porsi lebih dalam rekrutmen anggota TNI," kata Yanni via teleponnta, Rabu (11/12/19).

Bahkan ungkap Yanni, Pak Prabowo akan terus membuka pintu bagi tokoh Papua yang ingin menyampaikan masukan kepada Kementerian Pertahanan.

Kata Yanni, pertemuan yang berlangsung hampir tiga jam itu suasana komunikasi berlangsung cair dan santai.

Bahkan kata Srikandi Gerindra Papua itu,  jika Prabowo mengaku sangat memahami karakter masyakarat Papua karena separuh hidupnya berada di Indonesia Timur, bahkan beliau juga berdarah Indonesia Timur. Di mata Prabowo, orang Papua suka bicara blak-blakan dan terus terang namun hatinya sangat baik.

"Ya jadi saya adalah ketua tim rombongan itu semua, dan kita akan lagi mengkawal untuk melihat realisasi daripada aspirasi yang kita sampaikan. Pak Prabowo juga akan mengundang kita kembali di bulan Desember atau Januari nanti," ujar legislator Papua itu.

Lanjut dikatakan, menghadapi orang Papua yang sebenarnya berhati baik. Untuk itu, Prabowo menilai mesti pendekatan pembangunan yang harus dikedepankan dalam konteks Papua adalah dengan sentuhan tangan dan hati, bukan dengan kekuatan militer.

"Jadi  sebagai Menhan, beliau selalu meminta prajurit TNI untuk melakukan pendekatan kepada rakyat dengan hati, bukan pendekatan represif-militeristik yang bisa mengorbankan masyarakat," kata Yanni, seperti yang diungkapkan Prabowo dalam pertemuan malam itu.

Pada pertemuan tersebut juga dijelaskan bahwa untuk melihat kondisi Papua terkini, Prabowo berencana akan mengunjungi Papua dalam waktu dekat.

Berikut sepuluh poin yang disampaikan itu adalah:

1. Distribusi Sumber Daya Manusia Orang Asli Papua (OAP) dalam Birokrasi Pusat Pemerintahan RI termasuk penempatkan OAP pada eselon tertentu di Kementrian Pertahanan RI.

2. Pemerataan  dan  distribusi  kesejahteraan bagi OAP melalui subsidi kegiatan sosial ekonomi berbiaya tinggi.

3. Pengembangan Wilayah Perbatasan NKRI di Papua sebagai Pusat pertumbuhan ekonomi agar   Orang Asli Papua di wilayah-wilayah perbatasan memiliki  rasa nasionalisme yang tinggi.

4. Pengembangan  kota-kota  bersejarah   di  Papua   yang  ikut  andil  dalam perjuangan  kemerdekaan  Indonesia    sebagai  pusat  destinasi  wisata sejarah seperti di Biak, Serui dan Boven digoel.

5. Peningkatan  kesadaran  ketahanan  Nasional  di  Papua  dan  Papua  Barat dengan  membentuk   Badan  Pengembangan Ideologi Pancasila  (BPIP) Perwakilan Papua dan Papua Barat di Jayapura.

6. Pemulihan  solidaritas  nasional di Papua dalam  konteks penghargaan terhadap tokoh-tokoh papua yang   ikut andil dalam sejarah perjuangan kemerdekaan   serta   penyelesaian   isu-isu HAM yang berbasis pada jaminan kesejahteraan keluarga korban pelanggaran HAM.

7. Mengendalikan secara efektif operasi militer dalam pengejaran Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di beberapa wilayah konflik di Papua agar tidak berdampak kepada masyarakat sipil.

8. Membangun  sarana  dan  prasarana  transportasi darat dan udara di wilayah  pegunungan  yang  efektif  dan  berkualitas  sebagai   bagian  dari strategi membangun pertahanan nasional.

9. Meningkatkan akses Orang Asli Papua dalam rekruitmen menjadi  prajurit TNI/Polri.

10. Meningkatkan  kesejahteraan  prajurit  TNI/Polri yang  ditugaskan  di Papua terutama di wilayah-wilayah konflik.

Sementara itu, para tokoh Papua yang terhabung dalam Forum Peduli Papua Maju adalah, Petrus Yoram Mambai (Tokoh Masyarakat Saireri), Daniel Ayub Dawan (Akademisi), Otniel Sem (Tokoh Agama) Mathius Murib (Tokoh HAM Papua), Budi Projonegoro Yokhu (Tokoh Pemuda Kabupaten Jayapura), H Williem Waros Gebze (toko Masyarakat Imbuti-Malid Merauke), Marselino Yokomdo (Tokoh Penasehat Masyarakat Muyu Merauke), Simson Sonny Manoach (Tokoh Agama), Benediktus Tambonop (Bupati Boven Digoel), Elisa Kambu (Bupati Asmat), Abok Busup (Bupati Yahukimo), Manuel Piter Urbinas (Wakil Bupati Raja Ampat), Nathan Pahabol (Koordinator Kabupaten Yahukimo), Apeniel Sani (Koordinator Kabupaten Intan Jaya)), Viktorianus Ohoiwatun (Koordinator Rombongan), Fachri Lahmady (Koordinator Rombongan- Tokoh Pemuda Muslim), dan Jasman Tumpu (Koordinator Muslim Asmat). (TIARA)

Dibaca 115 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Trending Topik