Gubernur Papua Lantik 317 Kepala Sekolah | Pasific Pos.com

| 22 January, 2020 |

Gubernur Papua Lantik 317 Kepala Sekolah

Info Papua Penulis  Rabu, 11 Desember 2019 21:56 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura,- Gubernur Papua, Lukas Enembe resmi melantik ratusan Kepala Sekolah jenjang SMA/SMK dan SLB se Provinsi Papua, Rabu (11/12/2019).

Pelantikan berlangsung di Gedung Negara Dok V Jayapura, dihadiri Sekda Papua, Hery Dosinaen, Ketua DPR Papua Sementara Jhony Banua Rouw, Kepala Dinas Pendidika Elias Wonda dan kepala OPD lainnya.

Dalam arahannya, Gubernur meminta para Kepala Sekolah yang dilantik, agar mulai menyiapkan siswa unggulan masing masing 1 siswa dari setiap sekolah, untuk mendapatkan beasiswa pendidikan ke Luar Negeri.

"Tahun depan saya akan lantik  317 orang siswa unggulan dari sekolah anda untuk dikirimkan ke luar negeri. Jadi satu sekolah satu siswa. Ini saya akan tugaskan Kadis Pendidikan yang baru," ujar Gubernur Lukas dihadapan para Kepala Sekolah yang dilantik.

Menurut Gubernur, tugas seorang kepala sekolah memang berat, karena itu seorang kepala sekolah harus memiliki kompetensi, kapasitas dan kapabilitas agar dapat melaksanakan tugasnya secara baik, maka seorang kepala sekolah harus memenuhi syarat dan kualifikasi akademik yakni harus Sarjana 1(S1) atau Diploma IV (D-IV)

"Dengan kehadiran bapak ibu di sini ASN di Pemprov Papua bertambah sebanyak 17 ribu lebih. Oleh karena itu penataan guru menjadi perhatian kita, dan Kepala Sekolah  bertugas memimpin dan melaporkan keperluan dari sekolahnya, termasuk guru," pungkas Gubernur.

Gubernur mengatakan, sejak diberlakukannya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah yang antara lain mengatur secara jelas tentang kewenangan pengelolaan pendidikan, baik pendidikan dasar maupun pendidikan menengah. Pada pasal 12 disebutkan bahwa pendidikan termasuk kedalam urusan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar.

Sementara itu dalam rangka mencapai penyelenggaraan pendidikan yang baik dan berdaya saing, guna memenuhi 8 standar nasional pendidikan, ungkap Gubernur, maka faktor utama yang perlu mendapat prioritas adalah penataan guru pada setiap satuan pendidikan.

"Kepala sekolah memiliki peran penting terkait kondisi ketersediaan guru pada sekolah yang dipimpinnya berdasarkan jumlah kelas, jumlah rombel serta ketersediaan guru mata pelajaran untuk memenuhi jumlah jam mengajar bagi rombel yang ada pada sekolah tersebut," papar Gubernur

Sesuai Permendikbud Nomor 6 Tahun 2018 mengamanatkan jabatan kepala sekolah bukan Iagi sebagai tugas tambahan tetapi menjadi tugas pokok.

"Dengan tugas pokok seorang kepala sekolah sebagaimana saya sebutkan di atas, tujuannya agar kepala sekolah dapat fokus pada pengembangan 8 standar nasional pendidikan, namun disisi Iain apabila sekolah kekurangan guru, maka kepala sekolah dapat melaksanakan tugas pembelajaran," paparnya lagi

Dibaca 127 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Trending Topik