Bupati Penuhi Panggilan Penyidik Terkait Insiden Tolikara | Pasific Pos.com

| 25 May, 2019 |

Bupati Penuhi Panggilan Penyidik Terkait Insiden Tolikara

Headline Penulis  Jumat, 21 Agustus 2015 20:45 font size decrease font size increase font size 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura,- Bupati Tolikara, Usman Wanimbo memenuhi panggilan penyidik Direktorat Reskrim Umum Polda Papua untuk dimintai keterangannya sebagai saksai seputar insiden di Kabupaten Tolikara pada Perayaan Idul Fitri 17 Juli lalu. 
Bupati Usman Wanimbo mengaku pemanggilan itu merupakan pemanggilan pertama kali yang dilayangkan oleh Kepolisian Daerah Papua pada dirinya, pada 17 Agustus lalu, untuk dimintai keterangnnya seputar kejadian di Tolikara.
“Saya sebagai warga negara yang baik, maka saya datang untuk memberikan keterangan seputar insiden di Tolikara,” kata Usman saat ditemui usai pemeriksaan di Mapolda Papua, Kamis (20/8).
Dalam pemanggilan itu, Bupati mengaku datang ke Mapolda Papua tanpa didampungi kuasa hukum.. Bupati dicecar 20 pertanyaan seputar kegiatan Kebaktian Kebangunan Rohani dan Seminar Internasional Pemuda GIDI yang dilaksanakan sejak 15 Juli sampai 19 Juli di Karubaga, Kabupaten Tolikara.
“Ada 20-an pertanyaan dan saya sudah jelaskan tentang tugas saya selaku Ketua Panitia KKR dan Seminar Internasional Pemuda GIDI di Tolikara waktu itu. Saya datang sendiri, tanpa kuasa hukum” jelasnya.
Bupati pun mengaku sudah menjelaskan kepada penyidik tentang surat edaran pelarangan sholat Idul Fitri, dimana surat itu dimaksudkan karena banyak umat GIDI yang berstatus mahasiswa dari luar Papua menghadiri seminar international.
Dalam surat itu, jelas Bupati, umat Muslim dihimbau tetap melaksanakan sholat Idul Fitri, namun didalam Mushala. Hanya saja, himbauan tersebut malah tidak dilaksanakan. “Saya sudah jelaskan semua,” katanya.
Mengenai masalah pembakaran, Bupati juga meluruskan bahwa tidak ada masyarakat yang sengaja melakukan pembakaran rumah ibadah umat muslim atau Mushala. “Jadi masyarakat tidak membakar Mushala, tapi yang ada rumah terbakar merembet ke kios dan Mushala. Jadi kalau dibilang bakar Mushala, itu tidak benar,” tegas Usman. 
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Patrige saat dikonfirmasi mengaku belum menerima laporan terkait pemanggilan terhadap Bupati Tolikara, Usman Wanimbo. “Saya sejak pagi berada di Rumah Sakit Bhayangkara, jadi tidak monitor,” ucap mantan Wadir Intelkam Polda Papua ini saat dihubungi melalui ponsel genggamnya, Kamis (20/8) malam. (Syaiful)

Dibaca 560 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.