BI Memperkirakan Ekonomi Papua Tumbuh Negatif | Pasific Pos.com

| 22 January, 2020 |

Pertemuan tahunan Bank Indonesia Provinsi Papua. (Zulkifli) Pertemuan tahunan Bank Indonesia Provinsi Papua. (Zulkifli)

BI Memperkirakan Ekonomi Papua Tumbuh Negatif

Ekonomi & Bisnis Penulis  Kamis, 05 Desember 2019 22:28 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura - Berkaca pada dinamika perekonomian yang telah terjadi sepanjang tahun 2019 dan mempertimbangkan beberapa faktor yang potensi memberikan pengaruh pada perekonomian Papua, maka secara keseluruhan tahun 2019 pertumbuhan ekonomi Papua diperkirakan negatif, minus 14,3 persen sampai 13,9 persen.

Demikian disampaikan Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Papua, Naek Tigor Sinaga dalam acara pertemuan tahunan Bank Indonesia 2019 bertajuk "Sinergi, Transformasi dan Inovasi menuju Indonesia Maju", di kantor BI Provinsi Papua, Kamis (5/12/2019).

Naek melanjutkan, pertumbuhan ekonomi Papua secara negatif menurun dibandingkan tahun 2018 sebesar 7,33 persen. Secara umum kontraksi ekonomi Papua pada tahun 2019 dipicu penurunan produksi tambang secara signifikan akibat transisi pertambangan terbuka Grasberg di Kabupaten Mimika ke tambang bawah tanah.

"Disamping itu kondisi cuaca yang kurang stabil menyebabkan produksi pertanian mengalami penurunan," ucap Naek.

Sementara itu, perkembangan inflasi Papua pada tahun 2019 diperkirakan lebih rendah dibandingkan tahun 2018.

Naek menyebutkan, inflasi Papua pada tahun 2019 diperkirakan 1,4 sampai 1,8 persen secara year on year. Tekanan inflasi kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan, kelompok perumahan, air, listrik dan gas serta bahan bakar diperkirakan akan menjadi penyumbang utama inflasi pada tahun 2019.

Secara umum, kata Naek, penurunan inflasi pada tahun 2018 disebabkan oleh base effect. Inflasi bahan makanan dan transport yang mengalami inflasi tinggi pada tahun 2018. (Zulkifli)

Dibaca 88 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Trending Topik