PDKB, Cara PLN UP3 Jayapura Cegah Pemadaman Listrik | Pasific Pos.com

| 14 December, 2019 |

Pemeliharaan listrik dalam kondisi bertegangan. (Istimewa) Pemeliharaan listrik dalam kondisi bertegangan. (Istimewa)

PDKB, Cara PLN UP3 Jayapura Cegah Pemadaman Listrik

Kota Jayapura Penulis  Rabu, 04 Desember 2019 22:14 0
Beri rating artikel ini
(0 voting)

Jayapura - Pemeliharaan listrik melalui PDKB (Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan) yang dilakukan PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan  (UP3) Jayapura, mampu menurunkan pemadaman listrik 25 sampai 30 persen.

Manager PLN UP3 Jayapura, Salmon Kareth mengatakan, rata-rata setiap hari tim PDKB melakukan pemeliharaan di 6 hingga 7 titik.

"Sebenarnya pemeliharaan jaringan listrik dengan PDKB ini sudah lama tapi di UP3 Jayapura sekarang sudah ada yang baru yaitu dengan metode langsung," jelas Salmon, Rabu (4/12/2019).

Salmon menjelaskan, pemeliharaan yang bisa dilakukan dengan tanpa pemadaman tersebut diantaranya penggantian isolator, konduktor maupun komponen lainnya pada jaringan listrik serta pemeliharaan. Sedangkan untuk perbaikan trafo yang meledak, perbaikan tiang listrik tetap harus melakukan pemadaman.

"Saat melakukan pemeliharaan jaringan listrik masih dalam kondisi menyala. Tiap hari ada tim inspeksi keliling dan akan melaporkan jika ada kerusakan," ucapnya.

Daerah kerja PDKB PLN UP3 Jayapura meliputi pusat kota Jayapura, Abepura, Sentani, Arso, Genyem dan Sarmi dimana saat ini baru ada satu tim di Jayapura.
Pihaknya akan membuat skala prioritas untuk mendahulukan pemeliharaan.  

Supervisor PDKB, Baso mengungkapkan, tujuan dari PDKB ini agar pelanggan tetap bisa menikmati listrik tanpa pemadaman, meskipun sedang dilakukan pemeliharaan atau penggantian peralatan. Setiap pemeliharaan membutuhkan waktu antara 30 menit hingga 1 jam.

Untuk melaksanakan PDKB, pihaknya tetap mengedepankan keselamatan petugas dilengkapi peralatan yang aman, dan harus patuh terhadap standar operasional prosedur (SOP), bekerja secara tim dan profesional. (Zulkifli)

Dibaca 40 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.