Hari Bakti PU, Peserta Upacara Kenakan Baju Adat | Pasific Pos.com

| 19 January, 2020 |

Hari Bakti PU, Peserta Upacara Kenakan Baju Adat

Kota Jayapura Penulis  Selasa, 03 Desember 2019 22:33 0
Beri rating artikel ini
(1 Voting)

JAYAPURA,- Perayaan Hari Bhakti PU ke-74 oleh jajaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Papua dan Papua Barat, dipusatkan di Lapangan Lantamal X Hamadi, Kota Jayapura, Selasa (3/12).

Perayaan diawali dengan upacara dipimpin langsung oleh Wakil Menteri PUPR, John Wempi Wetipo dan diikuti oleh seluruh Kepala Balai dan Kepala Satker se-Papua dan Papua Barat.

Nampak peserta upacara terlihat memakai busana adat Nusantara.  Presiden RI Joko Widodo dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Menteri PUPR, John Wempi Wetipo menyampaikan lima tahun terakhir ini pemerintah telah melakukan percepatan pembangunan infrastruktur secara besar-besaran seperti jalan tol, bandara, pelabuhan untuk mendukung tol laut, pembangkit tenaga listrik dan bendungan.

"Infrastruktur dasar pedesaan juga terus kita bangun seperti saluran air bersih, jalan-jalan desa, perbaikan saluran irigasi dan embung, yang tidak dilakukan hanya di Pulau Jawa saja tetapi ke seluruh wilayah Indonesia terutama ke wilayah Indonesia bagian Timur, wilayah pedalaman, kawasan terisolir dan daerah perbatasan. Hal ini kita lakukan tidak hanya untuk meningkatkan daya saing dan pertumbuhan ekonomi, tetapi sekaligus untuk mewujudkan rasa keadilan masyarakat serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa kita," imbuhnya.

Meskipun kita semua telah bekerja keras, agenda pembangunan infrastruktur belum selesai. Kita masih punya  pekerjaan rumah, masih ada pekerjaan berat pembangunan untuk kemajuan bangsa Indonesia. Dibandingkan  dengan negara-negara lain, kita memang masih tertinggal. Peringkat infrastruktur negara kita tahun 2018 berada di posisi 71 dari  140 negara. Di tingkat ASEAN saat ini, daya saing infrastruktur kita masih berada di posisi 5, kalah dengan Thailand, Brunei, Malaysia dan Singapura. Oleh karena itu, saya mengajak kita semua untuk bekerja lebih keras lagi untuk mengejar ketertinggalan dan menjadi yang terdepan.

Pihaknya menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur harus memiliki dampak siginifikan bagi kesejahteraan masyarakat. Seluruh jajaran pemerintah dan mitra yang terlibat harus memastikan bahwa pembangunan infrastruktur fokus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam menaikkan kelas UMKM, pengembangan pariwisata, penciptaan lapangan kerja dan peningkatan ekspor.

Oleh karena itu, sudah saatnya kita menghubungkan infrastruktur-infrastruktur yang tersedia dengan sentra-sentra produksi, menghubungkan obyek wisata dengan sentra-sentra pemasaran. Jalan tol harus tersambung dengan kawasan industri. Pelabuhan harus tersambung dengan kawasan logistik dan distribusi. Bandara harus tersambung dengan kawasan perdagangan dan jasa, serta infrastruktur lainnya harus tersambung dengan sentra dan kawasan ekonomi," jelasnya.

Pengembangan konektivitas infrastruktur uu harus  dilanjutkan. Konektivitas tidak akan terwujud tanpa ada sinergi dalam pemerintahan. Saya minta seluruh jajaran pemerintah  untuk bersinergi, mulai dari pusat sampai daerah untuk duduk bersama-sama menyepakati mana tanggung jawab pemerintah pusat, mana tanggung jawab pemerintah provinsi serta mana tanggung jawab pemerintah kabupaten dan kota.

"Pembangunan infrastruktur yang berkualitas juga harus didukung dengan pembiayaan yang memadai. Tidak mungkin pembangunan di negara kita ini hanya dilakukan oleh pemerintah dan bersumber dari APBN saja. Kreativitas menjadi kunci pembiayaan pembangunan infrastruktur ke depan. Oleh karena itu, saya minta lembaga-lembaga pembiayaan dan mitra swasta untuk tetap ikut secara serius menyukseskan agenda bangsa ini," pungkasnya

Sementara itu disinggung soal program infrastruktur 2020, menurut Wamen, memang sudah ada perencanaan yang akan dikerjakan. Namun nantinya dibahas dalam rapat koordinasi, Rabu besok.

“Nanti besok baru kami bahas lagi, tapi pekerjaan yang belum tuntas di periode sebelumnya akan kami tuntaskan di tahun berikut.  Ada agenda yang baru yg di kerjakan, dalam masa kepemimpinan presiden yang akan datang,” terangnya

Wamen berharap semua pihak bisa bersinergi  berjalan bersama. “Saya sangat berharap bagaimna kita menjaga keamanan, di Papua sehingga harapan yang betul betul untuk pembangunan bisa selesai dengan tepat waktu,” harapnya lagi

“Tantangan soal keamanan, saya kira dengan proses berjalan ini mudah mudahan saya dipercaya kan sebagai Wamen bisa meminimalisir persoalan  persoalan yang ada, di masyarakat dan lapangan,”katanya.

Dibaca 123 kali

Tinggalkan Komentar

Yang bertanda bintang (*) wajib diisi. Kode HTML tidak diijinkan.

Trending Topik